Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Lokasi Wisata Raja Ampat

Senin, 04 Februari 2019 - 22:12 WIB
Mayat Wanita Tanpa Busana...
Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Lokasi Wisata Raja Ampat
A A A
WAISAI - Masyarakat Raja Ampat, tepatnya di Pulau Wisata, Pianemo digegerkan dengan penemuan mayat Perempuan tanpa busana di pinggiran pantai. Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan oleh warga setempat, Maikel Fakdwer dan saudaranya yang selanjutnya melaporkan temuannya itu kepada sejumlah warga yang tengah berada di Pulau Wisata Pianemo.

Kapolres Raja Ampat AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kasat Reskrim AKP Bernadus Okoka, Senin (4/2/2019) membenarkan adanya penemuan mayat wanita tanpa busana oleh seorang warga masyarakat di pinggir Pantai Pianemo.

“Dia memang benar telah ditemukan mayat berjenis kelamin perempuan di Pantai Pianemo oleh masyarakat. Mayat tersebut tak memakai busana (bugil) dan tanpa identitas,” ujar Okoka, di Waisai, Sabtu (4/2/2019).

Okoka mengatakan, sesuai kronologis penemuan mayat tanpa busana tersebut, berawal pada hari Sabtu, 2 Februari 2019, warga kampung setempat bernama, Miton Fakdawer dan Maikel Fakdawer yang usai melaut, sedang membereskan peralatan pancingnya, sekitar pukul 16.00 WIT.

"Tapi karena Maikel Fakdawer hendak buang air kecil, Maikel melangkah tak begitu jauh dari saudaranya. Ternyata yang bersangkutan melihat sebuah benda yang mirip seperti boneka tergeletak kurang lebih 1 meter di bibir pantai. Karena penasaran Maikel mendekati benda tersebut, ternyata sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang tidak memakai busana (Bugil)," paparnya.

Okoka menegaskan, setelah menemukan benda tersebut yang ternyata adalah sesosok mayat, warga bernama Maikel Fakdawer tersebut menyuruh saudaranya Miton Fakdawer melaporkan kejadian tersebut ke masyarakat yang saat itu sedang berjualan di atas Jembatan Pianemo, dan sekitar 15 menit kemudian warga masyarakat menuju TKP selanjutnya membungkus mayat tersebut dan menguburkannya 100 meter dari lokasi penemuan, karena kondisi tubuh dari mayat tersebut sudah hancur.

Ditanya mengenai ciri-ciri mayat tersebut, Bernadus mengatakan dari laporan yang masuk, mayat berjenis kelamin perempuan, tinggi badan sekitar 145 centimeter, warna kulit putih, sedangkan ciri-ciri yang lain tidak dikenali.

"Karena dari bagian kaki hingga paha sudah tidak ada, telapak tangan hingga pergelangan tangan tidak ada, pada bagian wajah sudah berbentuk tengkorak, dan rambut, telinga, hidung serta gigi juga sudah tidak ada," kata Okoka.

Ada beberapa pertimbangan sehingga mereka warga di Pulau Pianemo tidak membawa mayat tersebut ke kampung diantaranya karena kondisi cuaca yang berombak serta angin. Dan juga kondisi mayat yang sudah membusuk dan setengah hancur, maka masyarakat memutuskan untuk mengubur mayat tersebut sekitar 100 meter dari lokasi penemuan mayat, Kemudian pada tanggal 3 Januari 2019, mereka melaporkan ke Polres Raja Ampat.

"Untuk itu kami dari pihak kepolisian Polres Raja Ampat, menyampaikan kepada masyarakat , yang merasa kehilangan anggota keluarganya, sesuai ciri-ciri yang di sampaikan tadi, untuk segera melaporkan ke Polres Raja Ampat," tandas Okoka.
(sms)
Berita Terkait
Sensasi Indahnya Pantai...
Sensasi Indahnya Pantai Pasir Putih di Pulau Waitunu Raja Ampat
Polisi Tindak Tegas...
Polisi Tindak Tegas Pelaku Penyerangan Relawan KOKO dan AFU-ORI
PLT Bupati Raja Ampat...
PLT Bupati Raja Ampat Sesalkan Sekda Umumkan Hasil CPNS Tanpa Sepengetahuan Dirinya
Warga Raja Ampat Gembira...
Warga Raja Ampat Gembira Terima Bantuan Uang Tunai dari Jokowi
Temui Kapolres Raja...
Temui Kapolres Raja Ampat Tim Hukum Paslon AFU-ORI Minta Polisi Profesional
Desa Wisata Arborek...
Desa Wisata Arborek Raja Ampat
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
28 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved