Aparat Gabungan di Puncak Jaya Kejar Pelaku Penembakan Warga Sipil

Minggu, 03 Februari 2019 - 08:56 WIB
Aparat Gabungan di Puncak...
Aparat Gabungan di Puncak Jaya Kejar Pelaku Penembakan Warga Sipil
A A A
PUNCAK JAYA - Pasca insiden penembakan seorang masyarakat sipil di Kampung Wiyukwi, Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu 2 Januari 2019 malam kemarin, personel gabungan TNI/Polri masih terus melakukan penjagaan disekitar lokasi kejadian.

Rencananya, Minggu (3/2/2019) hari ini akan dilanjutkan dengan olah TKP, dan sebagian personel lainnya melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Hal ini dikarenakan pada saat kejadian pada Sabtu kemarin, waktu sudah malam dan mengingat faktor keamanan bagi anggota di lapangan.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga bernama Sugeng Effendi tewas ditembak oleh, OTK (Orang Tak di Kenal). Kesehariannya Sugeng mencari nafkah sebagai penjaga kios, Sabtu (2/2/2019),di Kampung Wiyukwi Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya, Papua. (Baca: Asyik Nonton Televisi, Pedagang di Puncak Jaya Tewas Ditembak OTK )

Menurut Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi AM. Kamal informasi penembakan oleh OTK dilaporkan oleh seorang warga yang juga merupakan saksi saat kejadian kepada aparat keamanan setempat.

Dimana saat kejadian, saksi dan korban sedang bersama-sama di dalam warung (kios) dimana saat itu, korban sedang menonton film di sebuah ponsel milik korban.

"Jadi bermula dari keterangan saksi yang pada saat itu berada bersama korban di dalam kios yang mana posisi korban pada saat itu sedang duduk sambil menonton film di Hp sedangkan, saksi pada saat itu sedang berbaring di belakang korban. Sontak terdengar suara letusan sebanyak 1 kali yang menurut saksi merupakan suara letusan Senjata Api. Spontan korban berteriak meminta pertolongan kepada saksi yang pada saat itu bersama Korban," jelas Kamal menjelaskan keterangan saksi.

Lanjut Kamal, mendengar rekannya ditembak oleh OTK, saksi kemudian bergegas meminta tolong kepada warga sekitar. "Saksi kemudian meminta pertolongan kepada saksi lain bernama Nendi Telenggen untuk membantu mengevakuasi korban ke Rumah sakit, Selepas itu Saksi (NT) memberitahukan kejadian tersebut kepada aparat TNI yang berada di Pos saat itu," jelas Kamal.

Mendapati laporan tersebut TNI mengirim personel ke TKP guna mengevakuasi korban ke RSUD Mulia untuk diambil tindakan medis namun setibanya di RSUD dan mendapatkan perawatan medis nyawa korban tidak dapat di selamatkan.

Kapolres Puncak Jaya AKB Ary Purwanto dan rombongan personel Gabungan Polres Puncak Jaya serta Brimob Den A BKO Res Puncak Jaya tiba di RSUD dan melakukan Tindakan lanjut terkait peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat ini korban masih disemayamkan dan di salatkan di Masjid Mujahidin Mulia. Rencana Jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur. (Baca: TNI-OPM Kontak Senjata di Mapenduma, Satu Personel TNI Tertembak )

“Jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur,” tutur Kabid Humas Polda Papua.
(ysw)
Berita Terkait
Kronologi Penembakan...
Kronologi Penembakan Helikopter PT Freeport Indonesia di Tembagapura Papua
Pesawat Rombongan Wakapolda...
Pesawat Rombongan Wakapolda Papua Ditembaki, OPM Mengaku Bertanggungjawab
Rebut Distrik Hameyo,...
Rebut Distrik Hameyo, Pasukan Gabungan Evakuasi Korban Penembakan Brutal OPM
OPM Bertanggung Jawab...
OPM Bertanggung Jawab atas Tewasnya Seorang Pekerja di Intan Jaya Papua
OPM Pimpinan Undius...
OPM Pimpinan Undius Kogoya Bertanggung Jawab Atas Penembakan Terhadap Prajurit Raider Prada Ginanjar
OPM Pimpinan Sabinus...
OPM Pimpinan Sabinus Waker Pelaku Penembak Mati Guru di Beoga Papua
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
33 menit yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
54 menit yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
1 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
2 jam yang lalu
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved