Suasana Haru Pemakaman Bayi Tanpa Batok Kepala

Kamis, 24 Januari 2019 - 11:41 WIB
Suasana Haru Pemakaman...
Suasana Haru Pemakaman Bayi Tanpa Batok Kepala
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Tangis haru mengiringi pemakaman bayi yang terlahir tanpa batok kepala, Rahmad Hidayat, warga Jalan Gusti Abdullah, RT 3, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (24/1/2019) sekira pukul 09.00 WIB. Jenazah bayi berusia 18 hari ini dimakamkan di TPU Sekip Pangkalan Bun dan diantar ratusan warga.

Orangtua bayi Rahmad, Sri Wahyuni (26) dan Barliansyah (45) mengaku
ikhlas atas kepergian putra ke 3 nya tersebut. “Daripada dia harus merasakan sakit lebih baik seperti ini. Ini sudah jalan yang terbaik buat anak saya nomor 3 ini,” ujar Sri usai memakamkam sang putra, Kamis (24/1/2019).

Barliansyah, ayah Rahmad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu bayi Rahmad selama di RS. Bahkan sumbangan uang sudah mencapai puluhan juta rupiah. “Pertama saya ucapkan terima kasih kepada relawan Lentera yang sedari awal membantu kami. Bupati Kobar dan pihak RS. Uang sumbangan ini nantinya akan kita gunakan untuk kebutuhan keluarga kami,” katanya.

Rahmad meninggal dunia di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun pada Kamis (24/1/2019) dini hari sekira pukul 00.15 WIB. “Tadi malam pukul 01.00 WIB langusung dibawa pihak keluarga ke rumah duka di RT 3, Raja Seberang. Rencananya pagi ini pukul 08.00 WIB akan dimakamkan di TPU Sekip Pangkalan Bun,” ujar Wakil Ketua dan Kepala Bidang Kesehatan, Lentera Kotawaringin Barat, Mayang Purnamasari yang seca rutin memantau kondisi bayi malang ini.

Sebelumnya, Plt Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Fachruddin mengatakan, berdasarkan sejumlah kasus di Indonesia bahkan dunia, bayi yang lahir tanpa batok kepala tidak bisa bertahan hidup lama.

“Sebab kepala itu organ vital yang di dalamnya ada otak. Jika tanpa pelindung maka akan rentan dengan masuknya bakteri atau virus. Jadi kemungkinan hidup itu sangat kecil. Tapi kita tetap berusaha maksimal. Semua ditentukan Tuhan YME,” ujarnya.

Untuk diketahui, putra pasangan Sri Wahyuni (26) dan Barliansyah (45) ini lahir tanpa batok kepala. Rahmat lahir secara normal di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Minggu (6/1/2019) pukul 05.00 WIB. Karena ketiadaan BPJS Kesehatan dan ketiadaan biaya, akhirnya Rahmad dipulangkan ke rumah meski belum diketahui kondisi pasti bayi malang ini.

“Rahmat lahir normal dengan berat badan sekitar 3 kg. Saya terkaget lahirnya tanpa batok kepala. Meski sekarang kondisinya sehat, namun kita tidak tahu kondisi sebenarnya. Kemarin habis biaya persalinan sekitar Rp2 jutaan, karena saya tidak ada BPJS Kesehatan makanya saya bawa pulang karena saya tidak punya biaya,” ujar ibu bayi, Sri Wahyuni (26) dengan raut muka sedih di dalam rumahnya yang dihuni 3 kepala keluarga (KK).
(rhs)
Berita Terkait
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Dampak Banjir Luapan...
Dampak Banjir Luapan Sungai Arut di Kotawaringin Barat
Pemkab Kobar Diminta...
Pemkab Kobar Diminta Prioritaskan Hasil Musrenbang 2023 Kecamatan Kumai
Eksekutif-Legislatif...
Eksekutif-Legislatif di Kobar Tengah Membahas Ranperda dalam Rapat Paripurna
Polres Kobar Ungkap...
Polres Kobar Ungkap Sabu 5,2 Kilogram, Anggota Dewan Berikan Apresiasi
Rumput Liar di Pile...
Rumput Liar di Pile Slab Kotawaringin Lama Harus Dibersihkan
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
9 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
10 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
10 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
11 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
11 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved