3 Anak Tewas Tertimbun Longsor di Sikka NTT, Satu Kritis

Selasa, 08 Januari 2019 - 10:11 WIB
3 Anak Tewas Tertimbun...
3 Anak Tewas Tertimbun Longsor di Sikka NTT, Satu Kritis
A A A
SIKA - Tiga anak meninggal dunia karena tertimbun tanah longsor saat menambang pasir di Dusun Watuwolot Desa Hale Kecamatan Kabupaten Sikka, Provinsi NTT. Sementara 1 orang lainnya berhasil diselamatkan dan kini dirawat di RSUD TC Hillers Maumere.

Anak yang menjadi korban adalah dua kakak beradik atas nama Petrus Afriandi (10), dan Emanuel Jefrianto (8). Satu lagi yakni Silferius Silik (11), masih ada hubungan saudara dengan 2 anak yang tewas. Sementara yang dalam keadaan kritis adalah Marselinus Moa alias Doli (20).

Pantauan di lapangan, lokasi kejadian sekitar 45 kilometer dari Kota Maumere. Ratusan orang masih memadati rumah Januarius Joni, si pemilik lahan. Mereka menyaksikan proses pencarian korban yang tewas akibat tertimbun tanah.

Sejumlah personel Basarnas Maumere dan aparat TNI dan Polri Tagana Sikka, sedang menggali timbunan pasir untuk mencari korban yang tertimbun.

Informasi yang dihimpun media ini, ketiga anak korban tewas tersebut sudah biasa menambang pasir di tempat itu meskipun tidak setiap hari. Mereka mendapatkan upah dari pemilik lahan. Pagi sekitar pukul 06.30 Wita ketiganya sudah berada di lokasi, lengkap dengan linggis kecil dan sak semen.

Lokasi penggalian pasir ini sudah membentuk tebing, persis berbatasan dengan rumah tetangga. Tinggi tebing itu kurang lebih 12 meter. Di atas tanah dataran tebing tumbuh sebuah pohon nangka, dan terdapat sebongkah batu besar, saat itu tiga anak yang tewas berdiri di bawah ketinggian tebing sambil menambang pasir. Sementara ada tiga orang dewasa lainnya sedang memungut batu kerikil.

Wihelmus Wirianti saksi mata menuturkan, peristiwa longsornya pasir berlangsung begitu cepat. Dia berada di lokasi karena sedang menaikkan batu kerikil ke atas dump truk. Tiba-tiba saja tanah longsor lalu pohon nangka roboh dan batu besar menggelinding ke bawah. Wilhelmus Wiranti dan Ifantus Nong langsung spontan menghindar, sementara keempat orang ini tidak sempat menyelamatkan diri.

“Tidak ada tanda-tanda tiba-tiba saja longsor. Saya dan teman refleks keluar dan saya lihat yang lainnya sudah tertimbun. Saya langsung berteriak minta tolong,” ungkap pelajar kelas XII SMKN 3 Maumere itu.

Warga pun ramai mendatangi lokasi kejadian untuk memberikan bantuan. Mereka masih bisa menyelamatkan Doli, sopir dump truk. Saat diangkat dari timbunan, korban masih bernafas. Warga pun segera membawanya ke Puskesmas Mapitara, yang kemudian dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere.
(rhs)
Berita Terkait
Longsor Terjang Ende,...
Longsor Terjang Ende, Sekeluarga Tewas Tertimbun di Rewarangga Selatan
Rumah Tertimpa Bebatuan...
Rumah Tertimpa Bebatuan Longsor, Suami Istri di Kupang Tewas Tertimbun
Warga Hilang Terseret...
Warga Hilang Terseret Banjir Bandang, Simak Selengkapnya di iNews Sore Senin Pukul 16.00 WIB
Longsor Tutup Jalan...
Longsor Tutup Jalan Trans Flores di Km 69 Ende, Akses ke 7 Kabupaten Terputus
Nahas! Balita Tewas...
Nahas! Balita Tewas Tertimbun Tebing Longsor saat Ikut Touring Lebaran
Indah Permatasari Ajak...
Indah Permatasari Ajak Berdonasi Bantu Korban Banjir Bandang NTT
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
16 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved