Air Laut Naik ke Pemukiman, Warga Pesisir Lampung Lari Berhamburan

Minggu, 23 Desember 2018 - 01:35 WIB
Air Laut Naik ke Pemukiman,...
Air Laut Naik ke Pemukiman, Warga Pesisir Lampung Lari Berhamburan
A A A
BANDAR LAMPUNG - Warga Jalan Ikan Bawal, Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung yang rumahnya dekat dengan pesisir berhamburan berlari menuju ke tempat dataran tinggi, Sabtu (22/21/2018) malam.

Berdasarkan pantauan, terlihat sejumlah warga Pasar Gudang Lelang berlarian menuju ke arah Chandra Telukbetung. Diduga warga hendak menyelamatkan diri dari air laut yang tiba-tiba naik sampai mengenai pemukiman warga.

Imam (27) warga sekitar mengatakan, warga dikagetkan dengan adanya air laut yang naik secara tiba-tiba naik ke daratan hingga merendam beberapa rumah warga sekitar.

"Awalnya air laut pasang dan nggak lama surut, selang beberapa menit atau sekitar pukul 22.30 WIB air laut langsung naik ke daratan, bahkan ada rumah warga kena juga," ujarnya.

Iman mengungkapkan, melihat air laut naik sejumah warga langsung berlarian berusaha menyelamatkan diri. "Karena waktu kejadian warga sedang tidur, pas melihat air laut naik sekitar 2 meter mereka kaget dan langsung berlarian menyelamatkan diri," terangnya.

Menurutnya, warga menduga peristiwa air laut ini tsunami, sehingga membuat warga mencari tempat yang aman. "Mungkin mereka kira tsunami, makanya mereka semua pada takut dan melarikan diri," katanya.

Dia menambahkan, akibat peristiwa ini juga ada beberapa rumah warga yang rusak disebabkan terhantam kapal yang terbawa arus gelombang air laut. "Kondisi kapal saja sampai acak-acakkan, bahkan ada yang mengenai rumah warga," urainya.

Sementara itu, Kiki (27) warga sekitar mengatakan, salah satu rumah warga rusak disebabkan hantaman kapal yang terparkir dan kemudian terdorong air laut sehingga menabrak rumah milik warga. "Deras air pasang ini membuat tali jangkar kapal terputus sehingga menabrak bagian dapur rumah milik Ari itu," ujarnya.

Lanjut Kiki, sementara pemilik rumah bersama keluarganya sudah menyelamatkan diri. "Sekarang pemilik rumah lagi cari tempat yang aman ke arah Polda Lampung," terangnya.

Ia menceritakan air pasang sekitar lima menit sedangkan air surut sekitar 15 meter dari bibir pesisir. "Biasanya itu air surut hanya sekitar dua sampai tiga meter. Tapi waktu kejadian ini air surut sampai 15 meter, enggak seperti biasanya," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kesaksian Dahsyatnya...
Kesaksian Dahsyatnya Tsunami Aceh, Kapal Terseret Ombak hingga Tersangkut di Atap Rumah
Luluh Lantak, Begini...
Luluh Lantak, Begini Kondisi Terkini Kawasan Mega Mas Usai Diterjang Ombak
3 Kota Metropolis di...
3 Kota Metropolis di Dunia Ini Bakal Diterjang Tsunami Prediksi UNESCO
Ilmuwan Pastikan Gelombang...
Ilmuwan Pastikan Gelombang Ombak Raksasa Bisa Lebih Sering Terjadi
Ngeri! Ini Deretan Ombak...
Ngeri! Ini Deretan Ombak Terbesar di Dunia, Ada yang Mencapai 500 Meter Lebih
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi...
BMKG Sebut Cilacap Berpotensi Diterjang Tsunami 10 Meter
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
3 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
8 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
8 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
9 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
9 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
9 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved