Jakarta Dinilai Intoleran, Fahira Pertanyakan Hasil Survei Setara

Senin, 10 Desember 2018 - 20:02 WIB
Jakarta Dinilai Intoleran,...
Jakarta Dinilai Intoleran, Fahira Pertanyakan Hasil Survei Setara
A A A
JAKARTA - Hasil survei Setara Institute yang menempatkan DKI Jakarta masuk dalam daftar 10 kota dengan skor toleransi terendah menuai polemik. Pasalnya, selain dianggap tidak mencerminkan realita yang terjadi di Jakarta, survei ini harus diuji terutama metode yang digunakan.

Senator atau Anggota DPD RI DKI Jakarta Fahira Idris menilai, tidak ada persoalan toleransi yang sangat serius terjadi di Jakarta setahun belakangan ini. Menurutnya, satu-satunya persoalan toleransi serius yang sempat terjadi di Jakarta adalah kasus penodaan agama yang terjadi di Kepuluan Seribu pada September 2016 lalu.

Sebagai senator yang kerap turun ke warga di berbagai wilayah Jakarta, Fahira merasa toleransi terutama di kampung-kampung kota Jakarta bersemai sangat baik dan kondisi ini sudah berlangsung sejak dulu.

“Saya sedang mencari dokumen lengkap hasil survei ini dan saya akan pelajari. Karena saya yang rutin turun ke warga di hampir semua titik wilayah Jakarta tidak merasa dan menemui ada persoalan toleransi yang serius," ujar Fahira di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta (10/12/2018).

Fahira mengatakan, satu-satunya persoalan toleransi serius yang sempat terjadi di Jakarta adalah kasus penodaan agama dua tahun lalu. "Dan kasus ini sudah selesai. Apa mungkin karena kasus ini?” tanya Fahira.

Fahira juga mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berencana mengundang Setara Institute untuk berdiskusi tentang validalitas survei dan mengundang sejumlah ahli statistik untuk mengukur kebenaran dari penggunaan instrumen dalam survei tersebut.

“Agar publik Jakarta mengetahui secara jelas kenapa kota mereka bisa ‘dicap’ intoleran. Jika instrumen penelitian yang digunakan valid, bisa jadi masukan dan pijakan bagi Pemprov DKI Jakarta. Tetapi jika tidak valid, hasil survei ini harus dipertanyakan. Saya yakin sebagian besar warga Jakarta mempertanyakan hasil survei ini," katanya.

Sebagai informasi, Setara Insitute merilis daftar kota dengan tingkat toleransi tertinggi. Hasilnya, Jakarta masuk dalam kota yang intoleran. Dari 94 kota yang disurvei Setara, DKI Jakarta berada di urutan 92, di atas Tanjung Balai dan Banda Aceh.
(ysw)
Berita Terkait
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Massa Pendemo Lempari...
Massa Pendemo Lempari Polisi dengan Batu dan Petasan di Harmoni
Kapolres Jaksel Ajak...
Kapolres Jaksel Ajak Warga Manggarai Jaga Situasi Aman
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Antisipasi Kerusuhan,...
Antisipasi Kerusuhan, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Para Kapolda
Diduga Hendak Lakukan...
Diduga Hendak Lakukan Kerusuhan di Jakarta, 30 Remaja Berpakaian Hitam Diamankan
Berita Terkini
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
1 menit yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
47 menit yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
1 jam yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
1 jam yang lalu
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
2 jam yang lalu
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
2 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved