Akibat Banjir, Jalur Pantura Kaligawe Berlubang dan Macet

Minggu, 09 Desember 2018 - 08:09 WIB
Akibat Banjir, Jalur...
Akibat Banjir, Jalur Pantura Kaligawe Berlubang dan Macet
A A A
SEMARANG - Beberapa hari terakhir pengendara sebisa mungkin menghindari jalur pantura Kaligawe Semarang, Jawa Tengah. Genangan banjir tak hanya mengancam mesin mogok, tetapi juga antrean panjang kendaraan akibat macet.“Kalau saya rajin mengecek dari teman-teman sebelum melintas di Kaligawe. Dari beberapa hari kemarin kan banjir terus. Makanya kita antisipasi sendiri aja sebelum melintas, jangan sampai mobil mogok, dan terjebak macet,” kata seorang pengendara Arief, Sabtu (8/12/2018).

Sebagai pengemudi taksi online bapak empat anak itu hampir tiap hari melintasi jalur utama yang menghubungkan Surabaya-Jakarta tersebut. Tidak hanya sekali, dia kerap bolak-balik membawa penumpang dari Demak ke Semarang melalui jalur tersebut.

“Sebetulnya jalur ini (pantura) enak sekali. Lurus, mulus, dan lebar. Tapi setelah banjir ini, seringkali macet. Lebih parahnya banjir juga mengakibatkan lubang-lubang jalan. Bahaya banget jika kita enggak tahu karena tertutup banjir, bisa langsung terperosok,” lugasnya.

Agar tak mengecewakan penumpangnya, Arief harus pintar-pintar mencari jalur tikus demi menghindari banjir. Dia harus melalui jalur memutar hingga memakan waktu lama untuk mengantarkan penumpang ke lokasi tujuan.

“Biasanya dari polisi kan mengarahkan ke jalan tertentu yang bebas banjir, tapi ya kita kena macet di situ karena semua kendaraan dialihkan ke sana. Apalagi kalau jam pulang sekolah, habis hujan, dan malam biasanya macet lebih lama,” terangnya.

Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur pantura Kaligawe. Polisi harus turun dalam genangan banjir untuk mengarahkan pengendara agar tak terperosok ke lubang.

Seperti pada malam hari ini selepas hujan deras mengguyur, banyak warga yang keluar rumah untuk melanjutkan perjalanan. Akibatnya, arus lalu lintas padat merayap baik di jalur Demak-Semarang maupun sebaliknya.

“Dari Semarang menuju Kota Demak cukup padat sekali, dikarenakan di depan Polytron ada pengaspalan dan pengurukan jalan karena lubang cukup besar. Jajaran Polsek Genuk tadi sudah mengecek dan terakhir untuk pekerja pengaspalan sudah selesai,” jelas Zaenul.

Menurutnya, polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk memecah kepadatan kendaraan dengan mengalihkan mobil-mobil pribadi ke Jalan Wolter Monginsidi. Sementara truk-truk besar masih diizinkan melaju melalui jalur Kaligawe.

“Dari simpang Genuksari terpantau arus yang dari Jalan Wolter Monginsidi cukup padat karena weekend,” tukas pria yang pernah menjabat sebagai Kasatpolair Polres Demak tersebut.
(rhs)
Berita Terkait
100 Km Jalan di Jateng...
100 Km Jalan di Jateng Rusak Akibat Banjir dan Tanah Longsor
Jadi Biang Keladi Kerusakan...
Jadi Biang Keladi Kerusakan , Truk Besar Dilarang Melintas di Jalan Kolam saat Banjir
Pintu Air Sungai Dombo...
Pintu Air Sungai Dombo Sayung Rusak, Desa Prampelan Banjir
Jalan Rusak, Jalur Pantura...
Jalan Rusak, Jalur Pantura Pemalang hingga Plelen Batang Ditambal
Dengar Kabar Jalan Antar...
Dengar Kabar Jalan Antar Kabupaten di Pemalang Rusak, Gubernur Ganjar Instruksikan Bupati Tinjau ke Lapangan
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Ngadirejo-Candiroto Temanggung
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
43 menit yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
47 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
54 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved