Jalan Rusak, Jalur Pantura Pemalang hingga Plelen Batang Ditambal
Senin, 21 Desember 2020 - 11:14 WIB
loading...
Jalan Rusak, Jalur Pantura Pemalang hingga Plelen Batang Ditambal. Foto/SINDOnews/Suryono Sukarno
A
A
A
PEKALONGAN - Kondisi jalan Pantura Pemalang - Pekalongan - Batang - Plelen mengalami kerusakan berupa timbulnya lubang cukup dalam dan lebar.
Lubang terjadi di sejumlah titik, luas berkisar setengah meter hingga satu meter bahkan lebih dengan kedalaman 5 cm - 15 cm.
Pejabat Pembuat Komitmen 1.2 Provinsi Jawa Tengah , Jodi Pujiadi Hutomo menuturkan, timnya terus bekerja keras melakukan penanganan sepanjang ruas tersebut.
“Kegiatan pemeliharaan rutin. Kondisi merupakan pemeliharaan rutin pada pengerasan jalan maupun di luar perkerasan jalan sepanjang ruas jalan Pemalang-Pekalongan-Batang-Plelen yang bertujuan menjaga kondisi kemantapan dan kinerja jalan nasional dengan pemeliharaan perkerasan jalan (patching dan pemeliharaan perkerasan beton), pengendalian tanaman, pemeliharaan bahu jalan dan drainase samping, serta pemeliharaan struktur penunjang dan fasilitas pelengkap jalan”, tutur Jodi dari Kantor PPK 1.2 Provinsi Jateng di Plelen, Senin (21/12/2020).
Disebutkan, jenis perkerasan beraspal memang memiliki potensi kerusakan yang lebih tinggi pada saat musim penghujan dibandingkan perkerasan beton.
Lubang terjadi di sejumlah titik, luas berkisar setengah meter hingga satu meter bahkan lebih dengan kedalaman 5 cm - 15 cm.
Pejabat Pembuat Komitmen 1.2 Provinsi Jawa Tengah , Jodi Pujiadi Hutomo menuturkan, timnya terus bekerja keras melakukan penanganan sepanjang ruas tersebut.
“Kegiatan pemeliharaan rutin. Kondisi merupakan pemeliharaan rutin pada pengerasan jalan maupun di luar perkerasan jalan sepanjang ruas jalan Pemalang-Pekalongan-Batang-Plelen yang bertujuan menjaga kondisi kemantapan dan kinerja jalan nasional dengan pemeliharaan perkerasan jalan (patching dan pemeliharaan perkerasan beton), pengendalian tanaman, pemeliharaan bahu jalan dan drainase samping, serta pemeliharaan struktur penunjang dan fasilitas pelengkap jalan”, tutur Jodi dari Kantor PPK 1.2 Provinsi Jateng di Plelen, Senin (21/12/2020).
Disebutkan, jenis perkerasan beraspal memang memiliki potensi kerusakan yang lebih tinggi pada saat musim penghujan dibandingkan perkerasan beton.
Lihat Juga :