Warga Demo Tuntut Caleg Berstatus Terpidana Dicabut Hak Politiknya

Kamis, 06 Desember 2018 - 15:41 WIB
Warga Demo Tuntut Caleg...
Warga Demo Tuntut Caleg Berstatus Terpidana Dicabut Hak Politiknya
A A A
PEKANBARU - Puluhan warga dan mahasiswa berunjuk rasa di Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru, Riau, Kamis (6/12/2018). Demo ini menuntut agar hakim memproses secara adil salah seorang calon anggota legislatif (caleg) bernama Nelson Manalu yang sudah berstatus terpidana.

Nelson Manalu merupakan caleg DPRD Siak daerah pemilihan (dapil) IV dari Partai Hanura. Pada Oktober lalu dia divonis bersalah dalam kasus pengahasutan oleh Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dan dihukum satu tahun penjara. Kasusnya saat ini bergulir ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru karena jaksa dan terdakwa banding.

Massa yang mengatasnamakan Gerakan Anak Negeri Riau Perwakilan Siak meminta Pengadilan Tinggi memproses secepatnya Nelson Manalu karena dinilai sudah tidak layak dipilih. "Kita meminta kepada hakim PT untuk mempercepat proses hukum perkara Nelson Manalu agar mempunyai kekuatan hukum tetap," kata Febrian, kordinator aksi di depan gedung PT Pekanbaru Jalan Jendral Sudirman, Kamis (6/11/2018).

Massa menuntut agar hakim mencabut hak politik Nelson Manalu. Mereka menilai Nelson sangat tidak layak untuk mewakili rakyat karena status hukumnya. "Kita minta hak politik Nelson dicabut. Kita tidak mau diwakili oleh terpidana dengan kasus kejahatannya," ucap Febrian.

Aksi demo di Gedung PT Pekanbaru mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Pihak pengadilan memastikan akan memproses Manalu secepatnya. "Kita berjanji hakim akan memprosesnya. Biar warga yang menilai apakah dia layak dipilih jadi wakil rakyat atau tidak. Untuk status politiknya belum bisa dilakukan menunggu putusan hakim," kata Jalaluddin, Humas Pengadilan Tinggi Pekanbaru.

Nelson dilaporkan ke polisi karena terlibat penghasutan dan pengancaman kepada sejumlah sopir perusahaan kelapa sawit. Nelson melarang para sopir memasukkan kelapa sawit ke salah satu perusahaan di Siak. Akibatnya perusahaan mengalami kerugian.
(amm)
Berita Terkait
Pasca Putusan Kasus...
Pasca Putusan Kasus Demo Anarkhis, Tokoh Adat Minta Warga Papua Jaga Kedamaian
DPW Partai Perindo Riau...
DPW Partai Perindo Riau Gelar Pemberkasan Bacaleg Dapil Riau 1
Ratusan Orang di Bali...
Ratusan Orang di Bali Demo Tolak Rapid Test
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Polisi Selidiki Kasus...
Polisi Selidiki Kasus Pembakaran Posko COVID-19 dan Kantor Kades di Merangin
158 Bacaleg Daftar ke...
158 Bacaleg Daftar ke DPW Partai Perindo Riau
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved