Prihatin! Sebanyak 323 Warga KBB Terjangkit HIV/AIDS

Sabtu, 01 Desember 2018 - 16:55 WIB
Prihatin! Sebanyak 323...
Prihatin! Sebanyak 323 Warga KBB Terjangkit HIV/AIDS
A A A
BANDUNG BARAT - Komisi Penanggulangan AIDS (KBB) menyebutkan, hingga bulan Juli 2018 tercatat 323 warga terjangkit HIV/AIDS. Penderita penyakit ini tersebar di sejumlah kecamatan dan terbanyak tercatat di Padalarang dan Lembang.

"Penderita HIV/AIDS yang tercatat sampai Juli 2018 ada 323 orang. Pelaporan tertinggi di Padalarang dan Lembang itu dalam artian bisa saja mereka adalah warga luar, hanya kebetulan berobat rutinnya ke Padalarang dan Lembang sehingga tercatat dalam data base," kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS, KBB, Lilly Koesmadiantoro kepada SINDOnews, Sabtu (1/12/2018).

Lilly menjelaskan, penyebab penularannya adalah bisa karena perilaku heterosexsual, sex bebas, atau karena tertular dari perilaku suaminya yang dulunya sering berganti-ganti pasangan.

Hal itu tercermin dari meningkatnya penderita HIV/AIDS dari kalangan ibu rumah tangga. Jika awalnya hanya berada pada angka 14%, namun kini dari 323 penderita HIV/AIDS di KBB penderita dari kalangan ibu rumah naik menjadi 23%. Kondisi ini jelas sangat memprihatinkan karena mereka harus mendapatkan dampak buruk dari perilaku sang suami.

"Bisa jadi karakter dari bapak-bapak urban, yang berbulan-bulan tidak pulang mungkin di sananya 'jajan'. Ini sangat kasihan sekaligus ironis, dan seringkali ibu rumah tangga yang jadi korban kami hadirkan sebagai nara sumber dalam berbagai sosialisasi yang kami gelar ke desa-desa," terang Lilly.

Pihaknya mewaspadai dengan adanya dua proyek strategis nasional di KBB yang berpotensi mendatangkan banyak tenaga kerja asing (TKA) yang membawa virus HIV/AIDS. Yakni proyek PLTA Upper Cisokan yang terdampak ke Kecamatan Rongga, Cipongkor, dan Gununghalu, serta proyek KA Cepat Jakarta-Bandung yang basecamp-nya di KBB terdapat di Kecamatan Cikalongwetan.

"Screening ketat bebas HIV/AIDS harus dilakukan kepada TKA di proyek Upper Cisokan maupun KCIC. Jangan sampai mereka masuk membawa dan menularkan penyakit yang belum ada obatnya ini," tegas Lilly.
(rhs)
Berita Terkait
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Hingga Juni 2021, Temuan...
Hingga Juni 2021, Temuan HIV di Jawa Barat Tembus 51.553 Kasus
Miris, Belasan Murid...
Miris, Belasan Murid SD di Cianjur Terpapar Aids
Jabar Terapkan Skema...
Jabar Terapkan Skema ABCDE Cegah HIV/AIDS, Simak Penjelasannya
Dinkes Bandung Barat:...
Dinkes Bandung Barat: Warga Cianjur Suspect Cacar Monyet Penyintas HIV
Hitungan 6 Bulan, 351...
Hitungan 6 Bulan, 351 Warga Jakarta Barat Terjangkit HIV
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
55 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved