Tiga Hari Kabur ke Atas Pohon, Pria 3 Istri Ini Akhirnya Turun

Jum'at, 23 November 2018 - 07:54 WIB
Tiga Hari Kabur ke Atas...
Tiga Hari Kabur ke Atas Pohon, Pria 3 Istri Ini Akhirnya Turun
A A A
TULUNGAGUNG - Suprobo (55) seorang pedagang buah asal Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung tiba tiba memanjat pohon jati tidak jauh dari rumahnya. Di atas ketinggian 15 meter, Suprobo bertahan sampai tiga hari. Tidak makan dan minum. Uniknya tetap beribadah dengan cara tayamum setiap terdengar adzan.

Sontak aksinya membuat heboh keluarga dan lingkungan sekitar. Apalagi setiap diminta turun Suprobo malah mengancam bunuh diri. Tidak ingin terjadi hal hal yang diinginkan aparat kepolisian dan petugas Basarnas didatangkan. Jaring dan terpal dibentangkan. Juga kasur. Semua untuk mengantisipasi jika Suprobo nekat meloncat.

Satu dua petugas Basarnas mencoba melakukan persuasif dengan memanjat pohon. Tahu didekati Suprobo malah naik semakin tinggi sambil teriak mengancam meloncat. "Yang utama dari proses evakuasi adalah menyelamatkan nyawa," ujar Koordinator tim Basarnas Yoni Fariza kepada wartawan, kemarin.

Berkali-kali dicoba, berkali-kali pula Suprobo berteriak mengancam meloncat. Dia tidak mempedulikan ketiga anak dan dua istrinya menunggu di bawah pohon. Sementara mendengar suaminya manjat pohon dan tidak mau turun, istri Suprobo yang ketiga pingsan di rumah.

Lucunya, mungkin karena lapar dan dahaga, makanan dan minuman yang dikirimkan ke atas diterimanya. Mungkin karena sudah lelah, rayuan keluarga akhirnya disambutnya.

Suprobo bersedia turun sendiri. "Setelah melalui proses panjang yang bersangkutan akhirnya bersedia turun sendiri," kata Yoni.

Tim kesehatan yang disiagakan sejak awal langsung melakukan pemeriksaan. Hasilnya, kesehatan Suprobo tidak ada masalah. Yang bersangkutan hanya mengalami sedikit dehidrasi.

Apa yang menyebabkan nekat manjat pohon dan tidak mau turun selama 3 hari?, menurut keterangan Sudibyo (57) menuturkan sebelumnya adiknya pernah naik atap rumah. Untungnya tidak menunggu waktu lama, ketika dibujuk Suprobo bersedia turun.

Aksi nekat Suprobo diduga karena ketakutan mendengar dirinya digosipkan terlibat gerakan radikal. Kasak kusuk itu dia dengar saat kulakan mencari dagangan buah."Keluarga tidak menyangka jika sampai nekat seperti itu," ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
21 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
Berikut Ini 3 Roket...
Berikut Ini 3 Roket yang Gagal Antar Wisatawan ke Antariksa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved