Lion Air Jatuh, Kapten Pilot Miliki Lebih dari 6.000 Jam Terbang

Senin, 29 Oktober 2018 - 11:36 WIB
Lion Air Jatuh, Kapten...
Lion Air Jatuh, Kapten Pilot Miliki Lebih dari 6.000 Jam Terbang
A A A
JAKARTA - Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Pesawat Lion Air jenis Boieng 737 MAX 8 baru dioperasikan pada Agustus 2018. Meski begitu, pesawat tersebut dinyatakan laik beroperasi.

"Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat dinyatakan laik operasi," kata Mandala dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2018).

Mandala mengatakan, pesawat itu membawa 178 penumpang dewasa satu anak-anak dan dua bayi. Dia menambahkan, kapten pilot yang membawa pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 sudah mempunyai jam terbang yang baik.

"Pesawat dikomandoi Capten Bhavye Suneja dengan copilot Harvino bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda dan Deny Maula. Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang," bebernya.

Mandala menambahkan, pihaknya mengucapkan bela suangkawa atas kejadian itu. Dia juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerja sama dengan instansi terkait dan semua pihak sehubungan dengan kejadian ini," kata Mandala.

Dia menambahkan, terkait dengan kejadian ini pihaknya membuka crisis center di nomor telepon 021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon 021-80820002.

"Kami akan terus memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan lebih lanjut," katanya.

Sekadar diketahui, penerbangan Lion Air nomor JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06.20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar Karawang).

Pesawat mengangakut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.
(mhd)
Berita Terkait
Cuaca Ekstrem Mengancam,...
Cuaca Ekstrem Mengancam, Bos Lion Air Group Jamin Tak Ada Delay
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Lion Air Buka-bukaan...
Lion Air Buka-bukaan Soal Kenaikan Harga Tiket Pesawat di Depan DPR
Mesin Pesawat Mengalami...
Mesin Pesawat Mengalami Kendala Teknis, Penumpang Batik Air Mendadak Diturunkan di Jambi
Terungkap, Ini Isi Tas...
Terungkap, Ini Isi Tas Pria Ngamuk dan Teriak Bom di Pesawat Lion Air
Lion Angkut Penumpang...
Lion Angkut Penumpang Covid-19, Pengamat: Bukan Sepenuhnya Salah Maskapai
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
41 menit yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
56 menit yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
2 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
11 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
14 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved