Soekarwo Raih Penghargaan Tokoh Pemrakarsa Standardisasi dari BSN

Kamis, 25 Oktober 2018 - 16:50 WIB
Soekarwo Raih Penghargaan...
Soekarwo Raih Penghargaan Tokoh Pemrakarsa Standardisasi dari BSN
A A A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Soekarwo meraih penghargaan sebagai Tokoh Standardisasi kategori Pemrakarsa dari Badan Standardisasi Nasional (BSN). Penghargaan ini diraih orang nomor satu di Jatim itu karena komitmen dan keseriusan kuat dalam memimpin Jatim menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Salah satunya dengan memberi insentif sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) pada Industri Kecil dan Menengah (IKM). Selain itu, Soekarwo juga memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kegiatan Bulan Mutu Nasional 2018.

Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala BSN, Bambang Prasetya saat acara pembukaan Bulan Mutu Nasional 2018 di Grand City Convention and Exhibition Surabaya, Kamis (25/10/2018). "Standardisasi merupakan faktor penting dalam industri perdagangan. Ini dikarenakan suatu produk yang telah terstandardisasi atau memiliki sertifikat SNI akan menumbuhkan kepercayaan (trust) kepada pembeli (buyer)," kata Soekarwo.

Selain menumbuhkan kepercayaan, lanjut Soekarwo, penerapan SNI pada produk IKM di Jatim sangat penting dalam meningkatkan mutu, daya saing dan pertumbuhan usaha yang sehat. Apalagi perdagangan dalam negeri Jatim sangat baik, dimana pada 2017 tercatat Jatim surplus sekitar Rp164 triliun.

Pemprov Jatim sendiri terus memberikan pendampingan penerapan SNI bagi IKM, sampai dengan memperoleh sertifikasi baik manajemen maupun produk. "Pendampingan ini di antaranya dengan menyiapkan manajemen mutu, penataan proses produksi dan pengujian produk," katanya.

Sementara itu, Kepala BSN PBambang Prasetya mengatakan, ini merupakan kedua kalinya Jatim dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Bulan Mutu Nasional. Ini tidak lepas dari dukungan kuat dari Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Soekarwo.

Menurutnya, penyelenggaraan Bulan Mutu Nasional sudah menjadi tradisi sejak lama di Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya kesadaran kuat bila ingin berkompetisi dengan baik maka tidak bisa meninggalkan standardisasi. "Inilah pentingnya standardisasi, suatu industri bila ingin masuk pasar harus dijamin dengan produknya yang bagus," katanya.
(amm)
Berita Terkait
AVIA Terima Penghargaan...
AVIA Terima Penghargaan Zero Accident dari Gubernur Jawa Timur
Tata Kelola ASN Lebih...
Tata Kelola ASN Lebih Baik, KASN Berikan Penghargaan ke Pemkab Sumenep
Barata Indonesia Raih...
Barata Indonesia Raih Dua Penghargaan K3LH dari Kemnaker
Selamatkan Kekayaan...
Selamatkan Kekayaan Negara Rp312 Miliar, 26 Jaksa Kejari Dapat Penghargaan
Terbaik Nasional, Gubernur...
Terbaik Nasional, Gubernur Khofifah Apresiasi TKSK Jawa Timur
LAN Apresiasi Pengembangan...
LAN Apresiasi Pengembangan Kompetensi ASN Pemprov Jawa Timur
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
1 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
3 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
4 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
5 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
5 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved