Proyek Jalan Lintas Barat di Kota Mojokerto Gagal Terlaksana Tahun Ini

Kamis, 20 September 2018 - 21:25 WIB
Proyek Jalan Lintas...
Proyek Jalan Lintas Barat di Kota Mojokerto Gagal Terlaksana Tahun Ini
A A A
MOJOKERTO - Proyek jalan tembus, jalur lintas barat (Jalinbar) yang menghubungkan wilayah Kelurahan Surodinawan, Kemasan, Blooto hingga Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon di Kota Mojokerto gagal terealisasi pada tahun ini.

Akibat lemahnya perencanaan, membuat proyek jalan tembus yang dibutuhkan masyarakat tersebut, gagal terlaksana dalam waktu dekat ini.

Sejatinya, jalinbar dibangun sebagai akses untuk menghubungkan wilayah Kelurahan Surodinawan, Kemasan, Blooto hingga Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, untuk mengentas wilayah ini dari keterpurukan.

Memang, sejauh ini pembangunan di wilayah-wilayah tersebut tertinggal jauh dibanding wilayah timur, yakni Kecamatan Magersari.

Sejak dua tahun yang lalu, Wali Kota Mojokerto Masud Yunus meminta agar proyek ini dimulai. Namun hingga saat ini, tahapan awal yakni pembebasan lahan, belum juga dilaksanakan.

Untuk proyek jalan tembus dengan lebar 5 meter ini, Pemkot Mojokerto harus membebaskan lahan seluas 5 hektar, yang terbagi dalam lima segmen.

Tahun ini, Pemkot Mojokerto mengalokasikan anggaran Rp7,1 miliar untuk pembebasan lahan. Namun, proses pembebasan lahan belum bisa dilakukan menyusul terlalu rendahnya nilai ganti rugi tanah yang dipatok pemkot.

Pemilik lahan tak bisa melepaskan tanah mereka, kalau harganya terlalu rendah. "Tahun ini belum. Pembebasan lahan dilakukan tahun depan," kata Kepala Bagian Pembangunan Pemkot Mojokerto Agoes Heri Santoso.

Gagalnya proyek pembangunan jalinbar pada tahun ini, juga dibenarkan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Edwin Dwi Endrapraja.

Menurutnya, pembebasan lahan tak bisa dilakukan lantaran panitia pembangunan jalinbar yang lemah perencanaan dalam menentukan nilai gantirugi tanah.

"Jelas pemilik lahan tak mau melepas. Panitia mendasarkan harga tanah dari pajak PBB. Sementara angka itu jauh dari harga pasaran," kata Edwin, Kamis (20/9/2018).

Dia menegaskan, anggaran Rp7,1 miliar yang dialokasikan untuk pembebasan lahan tahun ini, dipastikan tak bisa diserap. Hal itu, lantaran anggaran yang tersedia jauh dari angka kebutuhan sebenarnya untuk pembebasan keseluruhan lahan.

"Panitia memang ngawur. Masa tanah seluas itu (5 hektar) hanya diganti rugi Rp7,1 miliar. Menurut saya, sejak awal panitia tidak serius mengurus proyek ini," tandasnya.

Politisi Partai Gerindra ini bahkan menyebut, proyek ini tak bakal bisa terealisasi jika panitia tak serius dalam menjalankan tahapan demi tahapan.

Panitia harusnya melakukan pendekatan awal dengan pemilik lahan, untuk bisa menetapkan nilai ganti rugi yang bakal diberikan. ”"ika itu tidak dilakukan, sampai kota ini bubar, jalinbar tidak akan terealisasi," ketusnya.

Sementara kalangan dewan kembali mendesak agar Pemkot Mojokerto, serius dalam pembangunan jalinbar ini. Menurutnya, kegagalan berulangkali seharusnya menjadi cambuk bagi pemkot untuk lebih berhati-hati dalam tahap perencanaan.

"Kita minta tahun depan dihitung yang jelas. Jangan asal mencantolkan anggaran yang buntutnya tak bisa diserap. Ini namanya tidak efisien," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Gunakan Mortar Busa...
Gunakan Mortar Busa Ringan, Perbaikan Jalan TAA Dikebut
Siap Kontrak Jalan Daerah...
Siap Kontrak Jalan Daerah Rp7,2 Triliun, PUPR: Kita Bahagiakan Orang yang Tak Bisa Pakai Tol
Proyek Jalan Tol Baleno...
Proyek Jalan Tol Baleno Seksi 3 Dikebut, Ditarget Selesai Juni 2024
Pemilik Lahan Belum...
Pemilik Lahan Belum Sepakat Soal Harga, Pembangunan Jalan Baru di Padalarang Terhambat
Pembangunan Jalan Dinilai...
Pembangunan Jalan Dinilai Solusi Mudahkan Akses bagi Masyarakat
Bahas Jalan, Rapat DPRD...
Bahas Jalan, Rapat DPRD Bone dan Masyarakat Desa Usa dan Mico Memanas
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
7 menit yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
28 menit yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
37 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
54 menit yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
1 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved