Puluhan Lapak PKL di Pinggiran Pasar Depok Jaya Dibongkar

Rabu, 19 September 2018 - 22:36 WIB
Puluhan Lapak PKL di...
Puluhan Lapak PKL di Pinggiran Pasar Depok Jaya Dibongkar
A A A
DEPOK - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali melakukan penertiban bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL). Kali ini yang menjadi sasaran adalah PKL di belakang Pasar Depok Jaya, Pancoran Mas Depok. Puluhan lapak PKL dan bangunan liar yang ada di sepanjang Jalan Mawar itu ditertibkan karena dianggap melanggar aturan.

Kabid Tranmastibun dan Pamwal Satpol PP Kota Depok, Kusumo, mengatakan, terdapat 56 PKL dan bangunan yang ditertibkan. Pasalnya para PKL berjualan di atas lahan pemerintah. Selain itu juga keberadaan mereka membuat arus lalulintas tersendat.

"Mereka berada di lahan fasos-fasum yang secara aturannya dilarang. Jadi hari ini kami tertibkan," ujarnya, Rabu (19/9/2018).

PKL itu juga berjualan di atas drainase sehingga fungsi drainase tidak efektif. Selain itu keberadaan mereka mempersempit jalan yang seharusnya bisa dilalui kendaraan.

"Kalau bersih dari PKL maka jalan ini bisa dilalui kendaraan dengan lancar. Jalan ini bisa menjadi alternatif jalan menuju Beji," tukasnya.

Menurut dia, para PKL ini sengaja berjualan di luar area pasar. Padahal mereka memiliki kios di dalam pasar. Dengan alasan tertentu mereka memilih berjualan di pinggiran. "Kiosnya disewakan ke orang lain. Sedangkan yang punya kios malah jualan di luar begini," ungkapnya.

Saat pembongkaran, para PKL hanya pasrah saja. Sebab sebelum penertiban, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan pada para PKL.

"Kami sudah berikan surat peringatan satu hingga tiga, namun tidak digubris, jadi kami tertibkan. Sebenarnya tanpa surat pun tidak masalah karena memang mereka yang menempati lahan fasos fasum. Tapi kami tidak mau arogan," tukasnya.

Ke depan pihaknya akan melakukan patroli agar PKL tidak menjamur kembali. Kemudian setiap pekan diagendakan dilakukan penertiban rutin. "Kami agendakan tiap hari Rabu penertiban. Titiknya kita rahasiakan," tandasnya.

Masdun, salah satu pedagang mengaku pasrah atas penertiban tersebut. Dia juga sudah tahu tidak boleh berjualan di pinggir jalan. Namun karena tak punya uang untuk sewa kios dia pun nekat berjualan di sana.

"Ya, kalau udah begini mau gimana lagi. Jualan sekarang makin susah," keluhnya.
(thm)
Berita Terkait
PKL di Terminal Palakka...
PKL di Terminal Palakka Sampaikan Aspirasi Soal Penggusuran ke DPRD Bone
Tanggapan Sandiaga Uno...
Tanggapan Sandiaga Uno soal Penggusuran PKL di Destinasi Wisata Puncak Bogor
Aksi Korban Penggusuran...
Aksi Korban Penggusuran di Bandung
Aksi Unjuk Rasa Tolak...
Aksi Unjuk Rasa Tolak Penggusuran di Balaikota Jakarta
Syahar Bangunkan Rumah...
Syahar Bangunkan Rumah untuk Warga Sidrap yang Digusur
Pemprov DKI Tertibkan...
Pemprov DKI Tertibkan 25 Kios di Tebet Jaksel
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
1 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
3 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
3 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
3 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
3 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved