Jadi Parkir Mobil Goyang, Lapangan Raden Wijaya Ditutup

Senin, 03 September 2018 - 23:47 WIB
Jadi Parkir Mobil Goyang,...
Jadi Parkir Mobil Goyang, Lapangan Raden Wijaya Ditutup
A A A
MOJOKERTO - Lantaran kerap disalahgunakan untuk parkir mobil goyang, petugas Satpol PP menutup lapangan Raden Wijaya di Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Senin (3/9/2018). Petugas memasang pelang peringatan di lokasi tersebut.

Petugas Satpol PP Kota Mojokerto kerap mendapatkan keluhan dan laporan dari masyarakat terkait banyaknya pasangan kekasih yang menggunakan lapangan Raden Wijaya untuk tempat parkir mobil bergoyang.

Modusnya, mereka menyamar untuk belajar mengemudi baik siang maupun malam hari. Tak hanya mendapatkan laporan saja, petugas juga telah menangkap pasangan kekasih yang berbuat mesum di dalam mobil, beberapa hari lalu.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono mengatakan, pihaknya telah memasang beberapa papan peringatan di lokasi terbuat. Isinya, petugas melarang masyarakat beraktifitas di lapangan ini jika tanpa izin dari Pemkot Mojokerto. ”Sudah kita pasang papan peringatan larangan di lapangan itu. Ini sekaligus peringatan dan sosialisasi untuk masyarakat,” terang Dodik.

Dengan papan larangan itu, pihaknya akan memberikan tindakan tegas terhadap mereka yang melakukan penyalahgunaan tempat ini, terutama jika untuk berbuat mesum. Pun dengan masyarakat yang kerap memakainya sebagai tempat belajar mengemudi mobil, juga dilarang. ”Karena modusnya, mereka menyamar belajar mengemudi mobi. Tidak tahunya di dalam mobil mereka berbuat mesum,” tandas Dodik.

Sebelumnya, petugas sempat menangkap pasangan kekasih yang berbuat mesum di dalam mobil yang diparkir di lapangan Raden Wijaya. Pasangan kekasih ini ditangkap dalam kondisi hanya memakai celana dalam.

Mereka digiring ke markas Satpol PP Kota Mojokerto untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. ”Sekarang tidak. Karena sudah ada papan peringatan, jika ada pelanggaran, akan kita tindak tegas dengan menjerat tindak pidana ringan (tipiring),” tukasnya.

Pihaknya akan mengintensifkan patroli di lapangan ini, baik siang maupun malam hari. Karena pelaku yang berbuat mesum, menurutnya, tak hanya terjadi malam hari saja. Begitu juga dengan tempat lain yang kerap digunakan tempat mesum.
Di antaranya jalan masuk Perumahan Surodinawan dan jembatan Rejoto, Kecamatan Prajuritkulon. ”Kalau ditangkap petugas, kami pastikan akan memprosesnya ke tipiring agar ada efek jera,” pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
17 Pasangan Bukan Muhrim...
17 Pasangan Bukan Muhrim di Wajo Diamankan saat Ngamar Bareng
Puluhan Pasangan Mesum...
Puluhan Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP Bone Selama Ramadhan
Maksiat di Kosan, 15...
Maksiat di Kosan, 15 Pasangan Mesum Digerebek Satpol PP
7 Pasangan Remaja Mesum...
7 Pasangan Remaja Mesum Diamankan saat Razia Kos-kosan Short Time
Gelar Operasi Pekat,...
Gelar Operasi Pekat, Tim Gabungan Ringkus Belasan Pasangan Mesum di Cirebon
Razia Masker, Satpol...
Razia Masker, Satpol PP Pergoki Pasangan Waria Mesum
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
4 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
4 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
6 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
6 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
6 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
7 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved