Mahasiswa Tingkat Akhir Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jum'at, 31 Agustus 2018 - 13:27 WIB
Mahasiswa Tingkat Akhir...
Mahasiswa Tingkat Akhir Ditemukan Tewas Gantung Diri
A A A
TANJUNGPINANG - Erdiyaan Syah Dani alias Edi (26), mahasiswa tingkat akhir Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Edi mengakhiri hidupnya di rumah kakak kandungnya bernama Eka, di gang Lorong Satu, RT03/RW02, Nomor 11 A, Jalan Pandan, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Jumat (31/8/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kejadian ini menghebohkan warga perumahan setempat, banyak terkejut mendengar Edi ditemukan tewas gantung diri. Terutama Eka, tidak percaya bahwa adiknya akan meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya.

Eka tampak syok setelah melihat adiknya terkapar di dalam kamar. Padahal Eka tadi pagi saat meninggalkan rumah melihat adiknya dalam kondisi baik-baik saja.

Ketua RT03/RW02, Rifai mendapat kabar korban meninggal gantung diri setelah diberitahu kakak korban. Dia langsung mendatangi rumah tersebut untuk melihat langsung. Kemudian Rifai menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, pihak kepolisian mendatangi rumah korban. "Saya dapat laporan dari kakaknya, korban tewas gantung diri di kamar. Saya langsung hubungi polisi," kata Rifai.

Di lokasi, Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiroseno mengatakan, korban gantung diri menggunakan tali ikat pinggang. Dua jam sebelum ditemukan meninggal dunia, kakak korban masih melihat Edi dalam kondisi sehat.

Namun, tiba-tiba Eka dihubungi pacar Edi memberitahu kejadian tersebut. Sebab, sebelum melakukan gantung diri, Edi masih berkomunikasi dengan pacarnya lewat Whatsapp. "Kejadian ini diketahui kakak korban dari pacarnya (Edi). Korban gantung diri pakai tali ikat pinggang," kata pria yang akrab disapa Moko.

Disinggung apakah motif kematian korban karena asmara, kata Moko, saat ini pihaknya masih mendalaminya. Dia menyampaikan, korban sempat memberitahu dan sempat menyampaikan permintaan maaf lewat chatting Whatsapp kepada pacarnya sebelum mengakhiri hidupnya.

"Sedang kita dalami dulu apa penyebabnya. Yang jelas korban mengirimkan pesan permintaan maaf bahwa telah menyusahkan kekasihnya dan keluarganya," ujarnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, korban dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang untuk autopsi. Setelah itu, korban dibawa ke rumahnya di Pulau Penyengat untuk disemayamkan. "Kita tunggu dulu hasil visumnya seperti apa. Rencananya hari ini juga pihak keluarga mau bawa ke Penyengat untuk disemayamkan," tutup Moko.
(wib)
Berita Terkait
Mahasiswa di Makassar...
Mahasiswa di Makassar Ditemukan Tewas Gantung Diri
Mahasiswa Cantik Gantung...
Mahasiswa Cantik Gantung Diri di Rumahnya, Sempat Pamit Kepada Kekasihnya
Jambi Geger! Mahasiswa...
Jambi Geger! Mahasiswa Unja Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos
Mahasiswa Rekam Dirinya...
Mahasiswa Rekam Dirinya Gantung Diri Diduga Karena Tak Direstui Menikah
Pemuda di Pangkep Ditemukan...
Pemuda di Pangkep Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Kamar
Pria Gantung Diri di...
Pria Gantung Diri di Flyover Cimindi Tinggalkan Surat Wasiat, Ini Isinya
Berita Terkini
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
17 menit yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
23 menit yang lalu
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
30 menit yang lalu
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
50 menit yang lalu
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
1 jam yang lalu
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
2 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved