Perjuangan Guru SD di Sorong, Sewa Angkot Agar Siswa Tetap Sekolah

Rabu, 29 Agustus 2018 - 12:28 WIB
Perjuangan Guru SD di...
Perjuangan Guru SD di Sorong, Sewa Angkot Agar Siswa Tetap Sekolah
A A A
SORONG - Dana otonomi khusus yang dikucurkan ke Provinsi Papua Barat belum berdampak signifikan pada kondisi pendidikan di wilayahnya. Anak-anak Kampung Usili, Kelurahan Malasom, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong belum menikmati pendidikan layak.

Tidak adanya gedung permanen di Kampung Usili, membuat anak-anak terpaksa bersekolah di luar kampung dengan jarak yang cukup jauh, sekitar 3 kilometer, yakni di SD Negeri 21 Aimas. Para siswa juga tidak memiliki kendaraan untuk antar-jemput.

Atas kondisi ini, kepala sekolah dan guru setiap hari menjemput dan mengantar pulang siswa menggunakan angkot sewaan. Kepala sekolah dan guru patungan untuk menyewa angkutan tersebut. Total ada 32 siswa SD yang setiap hari diantar-jemput.

"Setiap pagi kita harus jemput anak-anak pergi ke sekolah induk, karena di ruang belajar mereka yang tadinya sekolah alam itu, tidak memadai lagi untuk belajar. Kira-kira jarak dari sini ke sekolah induk itu 3 kilometer, tidak mungkin anak-anak ini jalan kaki," kata Kepala SD Negeri 21 Aimas, Margaretha Arobaya, Rabu (29/8/2018).

Perjuangan Guru SD di Sorong, Sewa Angkot Agar Siswa Tetap Sekolah


Selain masalah jarak, kendala lain yang dihadapi adalah para siswa seringkali tidak mau berangkat sekolah jika tidak diantar oleh orang tuanya. Padahal kebanyakan orang tua tidak bisa mengantarkan anak-anaknya karena harus bekerja sebagai penggali batu sungai dan penjual kayu mangrove. Apalagi keadaan 60 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Usili, rata-rata hidup di bawah garis kemiskinan.

Dengan kondisi seperti itu, para guru setiap pagi datang menjemput ke rumah siswa. Mereka merayu dengan jajan atau uang agar siswanya mau bersekolah. Para guru juga melakukan pendekatan kepada para orang tua siswa agar mengizinkan anaknya bersekolah.

Menurut Margaretha, pada 2017, dirinya pernah mengusulkan kepada Pemkab Sorong untuk mendapatkan satu unit bus sekolah. Namun hingga kini usulan tersebut direspons. "Hingga kini belum juga mendapatkan jawaban dari para pemangku kepentingan," tutur Margaretha dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, anak-anak kampung Usili berharap pemerintah memperhatikan kondisi pendidikan di Kampung Usili. Mereka juga meminta kepada Presiden Joko Widodo bus sekolah dan membangun gedung sekolah yang layak di kampung mereka. "Jalan kaki capek, kami minta mobil karena jalan jauh dan minta sekolah," kata Johni dan kawan-kawannya.
Perjuangan Guru SD di Sorong, Sewa Angkot Agar Siswa Tetap Sekolah
(amm)
Berita Terkait
Lulusan Terbaik SMA...
Lulusan Terbaik SMA di Amerika, Remaja dari Biak Ini Motivasi Anak Papua
Cek Aktivitas Warga...
Cek Aktivitas Warga di Malam Hari, Kapolda Papua Patroli dengan Berjalan Kaki
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
Kasus Rasial di Amerika...
Kasus Rasial di Amerika Jangan Dibawa ke Tanah Papua
15 Pasien Corona di...
15 Pasien Corona di Papua Sembuh
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved