Video Pencopotan Bendera di Kalibata City Viral, Polisi Turun Tangan
Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:27 WIB
Video Pencopotan Bendera di Kalibata City Viral, Polisi Turun Tangan
A
A
A
JAKARTA - Sebuah video berisi adu mulut seorang penghuni Apartemen Kalibata City dengan pihak pengelola dan pihak security, viral di media sosial. Pemicunya terkait pencopotan bendera merah putih di balkon si penghuni unit kamar apartemen.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, sejauh ini polisi baru mendapatkan keterangan dari pihak pengelola Apartemen Kalibata City terkait persoalan video viral tersebut.
Dari pihak pengelola menyebutkan, awalnya pihak pengelola ataupun pihak kemanan apartemen datang secara baik-baik ke unit kamar yang disebutkan terdapat bendera merah putih terpasang di balkon.
Pihak pengelola dan keamanan datang dengan mengetuk pintu dan diterima secara baik pula oleh penghuni unit kamar. Saat itu, bendera itu dasarankan agar dipasang di area taman Kalibata City agar lebih baik dan bisa mewakili semua penghuni unit kamar di Tower Damar.
"SOP-nya mungkin seperti itu kali yah, sehingga diimbau seperti itu. Bahkan (pengelola) membantu membukakan atau memindahkan bendera itu, dipersilakan dibuka. Setelah dibuka, bendera itu juga dipegang sama ibu itu sehingga di video itu juga kan benderanya masih di ibu itu," ujar Indra Jafar kepada SINDOnews, Kamis (16/8/2018) malam.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, sejauh ini polisi baru mendapatkan keterangan dari pihak pengelola Apartemen Kalibata City terkait persoalan video viral tersebut.
Dari pihak pengelola menyebutkan, awalnya pihak pengelola ataupun pihak kemanan apartemen datang secara baik-baik ke unit kamar yang disebutkan terdapat bendera merah putih terpasang di balkon.
Pihak pengelola dan keamanan datang dengan mengetuk pintu dan diterima secara baik pula oleh penghuni unit kamar. Saat itu, bendera itu dasarankan agar dipasang di area taman Kalibata City agar lebih baik dan bisa mewakili semua penghuni unit kamar di Tower Damar.
"SOP-nya mungkin seperti itu kali yah, sehingga diimbau seperti itu. Bahkan (pengelola) membantu membukakan atau memindahkan bendera itu, dipersilakan dibuka. Setelah dibuka, bendera itu juga dipegang sama ibu itu sehingga di video itu juga kan benderanya masih di ibu itu," ujar Indra Jafar kepada SINDOnews, Kamis (16/8/2018) malam.
Berita Terkait
Berita Terkini