JPO Bundaran HI Tidak Akan Dibangun Lagi Usai Asian Games 2018
Jum'at, 03 Agustus 2018 - 04:21 WIB
JPO Bundaran HI Tidak Akan Dibangun Lagi Usai Asian Games 2018
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, jembatan penyeberangan orang (JPO) yang telah dibongkar di Bundaran Hotel Indonesia (HI) maupun lokasi lain, tidak akan dibangun lagi seusai perhelatan Asian Games. Keberadaan pelican crossing di sana akan terus dipertahankan.
"Tidak (dibangun lagi). Di sana sudah kita siapkan untuk yang di bawah (pelican crossing). Di Jalan Thamrin itu sudah disiapkan. Kami sudah siapkan ramp-nya menuju halte Transjakarta," ujar Anies di Jakarta, Kamis (2/8/2018). (Baca juga: Tinjau Pelican Crossing Bundaran HI, Jokowi Sepakat JPO Dibongkar)
Anies menambahkan bahwa pengecekan lampu di sekitar Bundaran HI terus dilakukan. Harapannya lampu-lampu tersebut mampu mempercantik baik Patung Selamat Datang maupun kawasan Bundaran HI. (Baca juga: Anies: Presiden Jokowi Penasaran dengan Pembongkaran JPO Bundaran HI)
"Setiap malam saya mampir di sini. Tiap malam kita cek. Tiap malam kita lihat karena satu, lampu bukan untuk patung sendiri tapi lampu juga untuk sekitar arena bundaran ini. Tiap waktu dicek karena tiap waktu diubah kemiringannya," ucapnya.
"Tidak (dibangun lagi). Di sana sudah kita siapkan untuk yang di bawah (pelican crossing). Di Jalan Thamrin itu sudah disiapkan. Kami sudah siapkan ramp-nya menuju halte Transjakarta," ujar Anies di Jakarta, Kamis (2/8/2018). (Baca juga: Tinjau Pelican Crossing Bundaran HI, Jokowi Sepakat JPO Dibongkar)
Anies menambahkan bahwa pengecekan lampu di sekitar Bundaran HI terus dilakukan. Harapannya lampu-lampu tersebut mampu mempercantik baik Patung Selamat Datang maupun kawasan Bundaran HI. (Baca juga: Anies: Presiden Jokowi Penasaran dengan Pembongkaran JPO Bundaran HI)
"Setiap malam saya mampir di sini. Tiap malam kita cek. Tiap malam kita lihat karena satu, lampu bukan untuk patung sendiri tapi lampu juga untuk sekitar arena bundaran ini. Tiap waktu dicek karena tiap waktu diubah kemiringannya," ucapnya.
(thm)