Oknum Polisi di Sikka Aniaya Warga Hingga Terluka

Senin, 30 Juli 2018 - 20:18 WIB
Oknum Polisi di Sikka...
Oknum Polisi di Sikka Aniaya Warga Hingga Terluka
A A A
MAUMERE - Oknum anggota Polres Sikka, NTT, berinisial (RI) berpangkat Brigpol dilaporkan Sayudin Ladidi, warga RT 03/RW 04, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

RI dilaporkan karena diduga telah melakukan tindakan kekerasan penganiayaan pada Minggu (29/7/2018) sekitar pukul 11.00 Wita. Sayudin menuturkan, dirinya terpaksa melaporkan pelaku karena merasa tidak mempunyai masalah dengan pelaku. Akibat penganiayaan tersebut, dirinya mengalami luka robek di hidung dan wajah lebam.

Menurut Sayudin, peristiwa tersebut terjadi saat acara pesta nikah di kilometer dua tepatnya di samping Mesjid Al Anshar Kelurahan Kota Uneng.

“Pelaku datang menariknya dan langsung memukulnya satu kali di wajah. Saat mau pukul lagi, warga sudah melerai. Saya tidak balas karena saya tau pelaku adalah anggota polisi,” kata Sayudin kepada wartawan di Mapolres Sikka, Senin (30/7/2018).

Dengan membuat laporan, dirinya berharap oknum anggota Pospol Pemana, Brigpol RI dapat diproses sesuai hukum berlaku.

“Seharusnya sebagai anggota polisi, tugasnya melindungi warga. Masalah ini harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasipropam Polres Sikka, Ipda Anshari, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan tindakan penganiayaan anggota Polres Sikka terhadap warga.

Dirinya juga mengakui bahwa saat melakukan pemukulan terhadap warga, Brigpol RI sedang dalam pengaruh minuman keras. Pelaku saat ini sudah diamankan dan ditahan di sel Mapolres Sikka.

“Memang benar ada laporan anggota pukul warga. Pelaku sudah diamankan dan sekarang sedang berada di sel tahanan. Ada aroma alkohol yang tercium di mulut pelaku,” ungkapnya.

Ketika dimintai tanggapan terkait proses penyelesaian kasus ini, Anshari menjelaskan, sepenuhnya tergantung dari pihak korban. Apakah korban akan melanjutkan kasus ini dengan memproses secara hukum atau menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.
(rhs)
Berita Terkait
Berstatus Warga AS,...
Berstatus Warga AS, Kemendagri Minta Polisi Periksa Bupati Terpilih di NTT
Polisi Kena Tembak Polisi...
Polisi Kena Tembak Polisi di Kupang, Peluru Bersarang di Pinggang
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Heboh! Begal Motor Selfie...
Heboh! Begal Motor Selfie di Ruang Tahanan Sambil Merokok dan Pakai Topi Polisi
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Cabuli 3 Murid di Lingkungan...
Cabuli 3 Murid di Lingkungan Gereja, Guru Sekolah Minggu Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
17 menit yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
21 menit yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
1 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
3 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
3 jam yang lalu
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved