Usut Kasus Bom Molotov, Polisi Periksa Ketua PKS Mardani Ali

Jum'at, 27 Juli 2018 - 13:30 WIB
Usut Kasus Bom Molotov,...
Usut Kasus Bom Molotov, Polisi Periksa Ketua PKS Mardani Ali
A A A
JAKARTA - Polisi memeriksa Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera di Polsek Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat, (27/7/2018). Pemeriksaan itu terkait kasus bom molotov di rumahnya di Bekasi, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Menurut Mardani, saat kejadian ada dua bom molotov yang diduga dilempar ke rumahnya. Satu botol yang ditemukan utuh oleh polisi ternyata sudah sempat dilempar pelaku, namun tidak pecah seperti satu botol lainnya. (Baca juga: Diteror Bom Molotov, Keluarga Mardani Sera Dilanda Kekhawatiran)

"Baru dapat info detail dari reserse bahwa dua botol berisi Pertamax itu sudah dilempar. Satu mendarat di halaman teras yang berkeramik dan sudah terbakar sumbunya. Satu lagi tersangkut dan menggelinding di atas dan jatuh ke jalanan depan rumah. Alhamdulillah ya tidak pecah," ujar Mardani kepada wartawan.

Mardani mengaku menjawab semua pertanyaan yang diajukan penyidik. Sebaliknya, penyidik juga membeberkan banyak hal terkait peristiwa itu.

Karenanya, dalam pemeriksaan itu dia menjadi tahu kalau banyak yang sudah dikerjakan polisi untuk mengusut kejadian itu. (Baca juga: Sebelum Teror Bom Molotov Ada OTK Tanyakan Rumah Mardani)

"Saya juga jadi tahu info dari penyidik bahwa penggunaan Pertamax membuat bisa meledak lebih cepat dibanding Premium," katanya.

Diketahui, rumah anggota DPR itu dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal pada Kamis 19 Juli 2018 dinihari. Beruntung, lemparan bom molotov tersebut tidak menimbulkan kebakaran di rumah deklarator gerakan #2019GantiPresiden tersebut.
(thm)
Berita Terkait
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Rumah Pegawai Lapas...
Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Diteror Bom Molotov
Teror Orang Tak Dikenal,...
Teror Orang Tak Dikenal, Toko Batik di Sleman Dilempar 3 Bom Molotov
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Rumah Petugas Lapas, Polisi Amankan Rekaman CCTV
Asrama Mahasiswa di...
Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Bom Molotov, Satu Orang Terluka
Gus Yaqut: Aksi Teror...
Gus Yaqut: Aksi Teror ke Kantor Partai Ancaman bagi Demokrasi
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
12 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
12 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
12 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved