Uang Calon Jamaah Umrah Dibelikan Rumah dan Mobil Mewah

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:05 WIB
Uang Calon Jamaah Umrah...
Uang Calon Jamaah Umrah Dibelikan Rumah dan Mobil Mewah
A A A
BANDUNG - Tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bandung mendakwa Aom Juang Wibowo Sastraningrat (Direktur Utama PT Solusi Balad Lumampah/SBL) dan Direktur Keuangan PT SBL Ery Ramdani melanggar pasal berlapis, yakni Pasal 372, Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan serta Pasal 3 UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dakwaan tersebut dibacakan tim KPU dalam sidang perdana kasus penipuan dan pengelapan belasan ribu calon jamaah umrah dan haji PT SBL di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (17/7/2018).

Terdakwa Aom Juang dan Ery Ramdani hadir mengenakan kemeja putih dipandu dengan rompi tahanan Kejari Bandung berwarna merah. Dalam persidangan terungkap cara Aom dan Ery menggelapkan dana yang dikumpulkan dari calon jamaah umrah dan haji tersebut.

Pada 2014, keduanya membuat program umrah Sahabat SBL‎ dengan sistem multi level marketing (MLM). Dengan sistem ini, setiap calon jamaah membayarkan uang muka Rp1 juta untuk umrah. Sisa dana dibayar dengan cara menabung selama 40 bulan senilai tabungan Rp450.000-Rp650.000 per bulan. Periode menabung itu dari 2015 hingga 2017.

Kemudian, terdakwa menyusun jadwal keberangkatan para calon jamaah umrah PT SBL. Dalam praktiknya, PT SBL membentuk agen atau koordinator untuk membantu terdakwa Aom Juang dalam merekrut dan mempromosikan program Sahabat SBL sebanyak-banyaknya. Terdakwa Ery berhasil merekrut calon jamaah umrah lebih dari 1.000 orang. Dari para calon jamaah umrah itu, Ery meraup reward Rp10 miliar.

"Terdakwa Aom Juang dan Ery Ramdani juga merekrut agen-agen untuk menggaet calon jamaah dengan mempromosikan Sahabat SBL. Dengan skema itu, jumlah calon jamaah yang direkrut periode Mei 2017 sampai Januari 2018 mencapai 30.495 orang," kata Anggota Tim JPU Alwie.

Berkat promosi menarik dengan paket uang muka Rp1 juta dan sisanya dicicil selama 40 bulan, program Sahabat SBL menarik minat warga di seluruh Indonesia‎. "Calon jamaah yang mendaftar paket ini berasal dari Makassar, Pontianak, Banjarmasin, Jambi, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Banten, Lampung, Medan, Aceh, dan Papua," ujar Alwie.

Namun, tutur dia, dari total pendaftar 30.495 orang menimbulkan masalah karena hanya 17.000 lebih yang diberangkatkan. Sisanya, 12.845 calon jamaah tidak bisa berangkat. Padahal, sesuai jadwal mereka harusnya diberangkatan pada periode Desember 2017 sampai Januari 2019.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa hingga Desember 2017‎, PT SBL defisit Rp50 miliar. "Akibatnya, 12.000 lebih calon jamaah, mengalami kerugian Rp231,2 miliar," kata Alwie.

Alwie mengungkapkan, sejak awal Aom sudah tahu bahwa skema MLM berisiko tetapi tetap dijalankan. Celakanya lagi, uang calon jamaah yang masuk ke rekening PT SBL dan rekening terdakwa Aom, tidak digunakan untuk mengurus pemberangkatan calon jamaah yang sudah terdaftar.

"Uang ratusan miliar itu justru digunakan untuk kepentingan pribadi kedua terdakwa, seperti membeli minimarket, rumah mewah, tanah, dan kendaraan mewah yang jumlahnya lebih dari satu," ungkap Alwie.
(zik)
Berita Terkait
10 Orang Ustaz Pembimbing...
10 Orang Ustaz Pembimbing dari BPHU Indonesia Diundang Syu'uun Diniyyah Masjid An Nabawi Madinah
Biro Perjalanan Hadirkan...
Biro Perjalanan Hadirkan Umroh Virtual, Picu Pro dan Kontra
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
50 menit yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
1 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
2 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
3 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
4 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
4 jam yang lalu
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved