661.000 Warga Banten Tergolong Miskin

Selasa, 17 Juli 2018 - 14:25 WIB
661.000 Warga Banten...
661.000 Warga Banten Tergolong Miskin
A A A
SERANG - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Banten mencapai 661,36 ribu orang atau berkurang berkurang sebanyak 38,47 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2017 yang sebesar 699,83 ribu orang.

"Dalam kurun waktu enam bulan terjadi penurunan sebesar 0,35 poin. Persentase penduduk miskin baik di daerah perkotaan maupun perdesaan mengalami penurunan," kata Kepala BPS Banten Agoes Soebeno, Selasa (17/7/2018).

Berdasarkan data dari BPS Banten, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2017 sebesar 4,69 persen turun menjadi 4,38 persen pada Maret 2018. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2017 sebesar 7,81 persen turun menjadi 7,33 persen pada Maret 2018.

Pada bulan Maret 2018, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Banten mencapai 661,36 ribu orang (5,24 persen).

Selama periode September 2017-Maret 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 21,87 ribu orang (dari 415,67 ribu orang pada September 2017 menjadi 393,80 ribu orang pada Maret 2018).

Sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 16,61 ribu orang (dari 284,16 ribu orang pada September 2017 menjadi 267,55 ribu orang pada Maret 2018).

Dia menjelaskan, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan pada Maret 2018 tercatat sebesar 71,66 persen. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi September 2017 yaitu sebesar 70,92 persen.

"Jenis komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan Maret 2018 di perkotaan maupun di perdesaan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, kopi bubuk dan kopi instan (sachet) serta roti," jelasnya.

Sedangkan komoditi non makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun perdesaan adalah perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.
(rhs)
Berita Terkait
Kesenjangan Mencolok...
Kesenjangan Mencolok Data Kemiskinan Milik Pemerintah dan Bank Dunia Disorot Ekonom
Tak Kuasa Melihat Hampir...
Tak Kuasa Melihat Hampir Separuh Warganya Hidup Miskin, Kades di Lebak Ini Menangis
Memilukan! Dihimpit...
Memilukan! Dihimpit Kemiskinan, Bocah 9 Tahun Harus Banting Tulang Jadi Pemulung
Ketua RW Kalibaru Kecewa...
Ketua RW Kalibaru Kecewa Wilayahnya Disebut Miskin Ekstrem, Data BPS Diuji
Wapres: 26,16 Juta Masyarakat...
Wapres: 26,16 Juta Masyarakat Indonesia Masih di Bawah Garis Kemiskinan
Kemiskinan di Sumut...
Kemiskinan di Sumut Pada 2024 Turun 10 Kali Lipat Dibandingkan Sebelumnya
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
58 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
7 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved