Sejak Pra Kemerdekaan Warga Sendi Gagal Bentuk Desa Baru

Senin, 16 Juli 2018 - 14:19 WIB
Sejak Pra Kemerdekaan...
Sejak Pra Kemerdekaan Warga Sendi Gagal Bentuk Desa Baru
A A A
MOJOKERTO - Upaya panjang warga Sendi untuk membentuk desa baru gagal. Padahal jika tarik perjalanan sejarah keinginan ini sudah muncul sejak zaman pra kemerdekaan.

Pemukiman warga yang berada di kawasan hutan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto itu tak bisa membentuk desa baru. Ini lantaran tak memenuhi syarat minimal jumlah penduduk yang ditetapkan pemerintah.Selain gagal memiliki administrasi legal kewilayahan, pemukiman yang berada di lereng Gunung Welirang itu juga tak bisa membentuk desa adat.
Sejak beberapa tahun ini, warga Sendi yang masuk dalam administratif Dusun/Desa Pacet, Kecamatan Pacet itu mengajukan diri untuk membentuk desa baru, yakni Desa Sendi. Keinginan itu menyusul sudah berdirinya desa sendiri sejak zaman pra kemerdekaan.

Administrasi desa ini ternyata dihapus dari kewilayahan di bawah Pemkab Mojokerto. Kuatnya keinginan warga memaksa Pemkab Mojokerto untuk mengajukan pengesahan desa tersebut.

Namun demikian, pengajuan desa baru itu ditolak oleh Pemprov Jatim. Alasannya, jumlah penduduk kampung ini tak mencukupi syarat minimal berdirinya sebuah desa baru, yakni sebanyaknya 6.000 jiwa atau 1.200 kepala keluarga (KK).

Sementara kawasan Sendi hanya memiliki 668 jiwa atau 323 KK. ”Kondisi Sendi tak memenuhi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 8. Sehingga tak bisa dibentuk desa baru,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, Senin (16/7/2018).

Pemkab Mojokerto sendiri beberapa tahun ini melakukan persiapan untuk pembentukan Desa Sendi. Selain itu, kawasan ini juga telah disiapkan sebagai desa adat oleh Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa.

Lagi-lagi, pengajuan itu ditolak oleh Pemprov Jatim dengan alasan yang kuat. ”Tak ada pengaturan khusus untuk itu (desa adat). Sehingga ini juga ditolak Pemprov Jatim. Surat penolakannya sudah kami terima. Dan Pemprov Jatim sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri,” paparnya.

Sementara beberapa waktu lalu, warga merasa keberatan dengan penetapan dan persiapan desa adat oleh Pemkab Mojokerto. Warga menilai, Pemkab Mojokerto terlalu memaksakan warga dengan budaya-budaya baru yang dianggap bertentangan dengan syariat agama.Salah satunya, warga harus memberikan sesajen di tempat-tempat tertentu dalam keseharian. Begitu juga dengan keharusan membakar dupa setiap ada agenda-agenda desa.
Sejauh ini, meski belum ditetapkan secara resmi sebaga desa, namun masyarakat Kecamatan Pacet menamai kawasan Sendi sebagai Desa Sendi. Kawasan ini memang terkenal dengan pemandangan indahnya yang berada di lereng pegunungan. Sejumlah tempat wisata alam dan kuliner sudah lama berdiri di kawasan ini dan menjadi jujugan wisatawan. tritus julan
(vhs)
Berita Terkait
Tuntut Cabut PMK 81,...
Tuntut Cabut PMK 81, APDESI Gelar Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Desa Mallari Bone Jadi...
Desa Mallari Bone Jadi Pertama Salurkan BLT Dana Desa di Sulsel
Diduga Korupsi DD dan...
Diduga Korupsi DD dan ADD, Oknum Kades di Lampung Utara Ditahan Polisi
Ratusan Warga Demo Minta...
Ratusan Warga Demo Minta Pemdes Transparan Kelola Dana Desa
Prabowo Singgung Masalah...
Prabowo Singgung Masalah Dana Desa Tak Tersalurkan dengan Baik 1 Dekade Terakhir
Korupsi Dana Desa, Mantan...
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Pedataran Dipenjara 5 Tahun
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
45 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
2 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
3 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
4.000 Warga Palestina...
4.000 Warga Palestina Ditangkap Israel Sejak 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved