Gerakan Pasang Implan Serentak di KBB, Target Akseptor KB Baru Terlampaui 150%

Jum'at, 13 Juli 2018 - 13:24 WIB
Gerakan Pasang Implan...
Gerakan Pasang Implan Serentak di KBB, Target Akseptor KB Baru Terlampaui 150%
A A A
BANDUNG BARAT - Pelayanan pemasangan implan serentak digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung Barat (KBB) di 16 kecamatan. Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan KBB ini melayani pemasangan implant dan IUD, baik cabut maupun bongkar pasang dengan target sasaran wanita usia subur.

"Gol dari kegiatan ini pada akhirnya adalah sebagai salah satu upaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di KBB yang sekarang jumlahnya sudah mencapai 1,6 juta jiwa," ucap Kepala DP2KBP3A KBB Asep Wahyu FS di Ngamprah, Jumat (13/7/2018).

Asep mengatakan, implan dan IUD merupakan alat kontrasepsi yang efektif untuk mengatur jarak kehamilan wanita pasangan usia subur dengan rentang waktu hingga tiga tahun. Pemasangan alat kontrasepsi ini memberikan kepastian pengaturan kelahiran dan terhindar dari lupa atau malas karena memiliki waktu yang pasti. Sebab, metode implan dan IUD merupakan alat kontrasepsi jangka panjang.

Pada pelayanan serentak itu berhasil meraih 655 akseptor baru implant, 80 akseptor yang berpindah dari suntik ke implan. Jadi, keseluruhan akseptor baru Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebanyak 735 akseptor. Dengan demikian, target atau proyeksi permintaan masyarakat akseptor baru MKJP yang diberikan pemerintah untuk KBB berhasil terlampaui lebih dari 150%.

"Capaian itu adalah sebuah kebanggaan bagi KBB dan itu semua bisa terealisasi berkat kerja keras para petugas KKBPK di lapangan seperti para kepala UPT KB, PLKB, TPD, dan para bidan di setiap puskesmas, termasuk juga Dinas Kesehatan sebagai mitra kami di masyarakat," tuturnya.

Dirinya tetap meminta kepada para petugas di lapangan untuk memantau pascapelayanan serentak implan ini sehingga apabila terjadi masalah atau efek samping dapat segera ditindaklanjuti. Peran serta aktif masyarakat juga dibutuhkan agar program ini bisa dwisukses, yakni sukses pelaksanaan dan implementasinya serta dapat menjadi pengendali pertumbuhan penduduk di KBB.

"Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan dari strategi Peningkatan Pembangunan Keluarga yang terdapat dalam Rencana Strategis BKKBN 2015-2019, seperti yang digaungkan pada puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tahun 2018 di Manado, Sulawesi Utara pekan lalu," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Angka Kehamilan Muda...
Angka Kehamilan Muda Tinggi, Ini yang Dilakukan Pemkab Belu
Dinas PPKB Gowa Tingkatkan...
Dinas PPKB Gowa Tingkatkan Layanan Kepesertaan KB
Kabupaten Luwu Utara...
Kabupaten Luwu Utara Targetkan 1.186 Akseptor KB
Kabupaten Bantaeng Lampaui...
Kabupaten Bantaeng Lampaui Target Program Akseptor KB
Hayarna Basmin Dukung...
Hayarna Basmin Dukung Layanan KB Keliling Dinas Dalduk
DP3AP2KB Maros Gelar...
DP3AP2KB Maros Gelar Kegiatan Kemitraan Kampung KB
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved