Dibekuk Polisi, Istri Jambret Kelompok Tenda Oranye Menangis

Rabu, 04 Juli 2018 - 20:06 WIB
Dibekuk Polisi, Istri...
Dibekuk Polisi, Istri Jambret Kelompok Tenda Oranye Menangis
A A A
JAKARTA - Raut wajah DN (31), mendadak menjadi murung. Bola matanya tak mampu mengungkapkan kesedihan. Sesekali istri dari penjambret ini menitihkan air mata.

Dari balik sebo (penutup wajah) yang basah. DN tak henti mengusapkan air mata melalui tangannya yang terborgol. Kelopak matanya berkedip menangisi perbuatanya.

Tubuh kemudian melemas, saat polisi membawanya kembali ke ruang tahanan. Kakinya tak mampu melangkah ketika petugas menyeretnya dari lobi ke rutan Polres Metro Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan DN ditangkap bersama dengan suaminya, AS (35), dan Mad Supei alias Chepi, yang tewas ditembak.

"DN sendiri terlibat karena menyimpan barang curian. Suaminya, AS, kerap kali memberikan hasil jambret ke istrinya," tutur Edi kepada wartawan di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018).

Pasutri, DN dan AS, kata Edi merupakan pasangan penjahat. Tiap kali AS beraksi, hasil curian berupa handphone, uang tunai, dan benda lain selalu disetorkan ke DN. Uang ini kemudian untuk membiayai keluarga kecil, termasuk makanan dua anaknya.

"Secara logika, AS itu kan enggak kerja. Dan DN sendiri mengetahui kerja suaminya sebagai jambret," ucap Edi.

Selain kedua pelaku, polisi terpaksa menembak mati Cepi yang melawan saat mencoba menunjukan barang bukti. Residivis perampokan itu mencoba merebut senjata polisi. Tembakan peringatan sempat diletuskan sebelum akhirnya timah panas polisi bersarang di dada Cepi.

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Lambe Patapang Birana didamping Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia mengatakan, penangkapan ini dilakukan setelah pihaknya melakukan penelusuran terhadap penjambretan yang terjadi di jalan Latumenten, Grogol Petamburan, Sabtu 23 Juni 2018 siang.

Kala itu, seorang pedagang lumpia, Lina (51), dijambret saat berjalan menggunakan bajaj ke tempat dagangnya di Pluit, Jakarta Utara.

"Dua motor kemudian memepet korbannya. Mereka kemudian merampas paksa membuat Lina terjungkal dari bajaj," ucap Lambe.

Kini selain menjerat AS dan DN dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan. Polisi juga memburu tiga pelaku lain, yakni HO (20), NW (30) dan ED (30). Ketiga merupakan kelompok jambret tenda oranye yang kerap beraksi di jalanan Jakarta.
(mhd)
Berita Terkait
Mencegah Aksi Penjambretan...
Mencegah Aksi Penjambretan Ponsel
Pelaku Jambret Sikat...
Pelaku Jambret Sikat Kalung Dua Balita di Tanjung Priok
Cemburu, Robi Jambret...
Cemburu, Robi Jambret Istri Sirinya saat Dibonceng Pria Lain
Marak Penjambretan,...
Marak Penjambretan, Hindari Perilaku Mengundang
Korban Jambret di Jalan...
Korban Jambret di Jalan Gajah Mada Staf Kementerian
Asyik Main HP Sambil...
Asyik Main HP Sambil Jalan, Karyawati Dijambret di Tanjung Priok
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
29 menit yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
42 menit yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
1 jam yang lalu
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
2 jam yang lalu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
3 jam yang lalu
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved