Perluasan Ganjil Genap, Sandi Sebut Arus Lalu Lintas Lebih Lancar
Selasa, 03 Juli 2018 - 23:17 WIB
Perluasan Ganjil Genap, Sandi Sebut Arus Lalu Lintas Lebih Lancar
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menguji coba perluasan sistem ganjil genap di 13 titik di Ibu Kota jelang Asian Games 2018. Selama masa uji coba, DKI akan terus mengevaluasi sistem pembatasan kendaraan pribadi itu.
"Evaluasi ganjil genap tentunya ini akan terus kita evaluasi. Baru hari pertama tapi dari pembicaraan ini dinyatakan lebih lancar," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta, Selasa (3/7/2018).
Pria yang biasa disapa Sandi ini juga mengimbau kepada warga terdampak aturan perluasan tersebut, agar bersabar. Pasalnya, nama baik Indonesia di ajang olahraga terbesar se-Asia itu menjadi taruhannya apabila kemacetan tetap ada selama Asian Games.
"Terutama masyarakat yang berada di wilayah terdampak. Saya bilang sabar dulu. Karena ini hajatan besar. Asian Games ini 50 tahun lebih sekali. Kita pastikan bukan hanya dari segi kemacetannya tapi juga dari segi kualitas udara," beber Sandi.
Sandi mengimbau, agar masyarakat memahami maksud dan tujuan perluasan sistem ganjil genap itu.
"Kita harus turunkan jumlah polusi udara kita dengan jumlah kendaraan pribadi yang melintasi wilayah sekitar venue. Oleh Karena itu kita minta masyarakat bersabar. Kita mohon maaf juga atas nama Pemprov dan seluruh pemerintah pusat dan penyelenggara Asian Games bahwa ini harus kita lakukan. Karena ini wajah bangsa kita pertaruhkan jadi mohon masyarakat bisa menerima perluasan ganjil genap ini," tuturnya.
"Evaluasi ganjil genap tentunya ini akan terus kita evaluasi. Baru hari pertama tapi dari pembicaraan ini dinyatakan lebih lancar," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta, Selasa (3/7/2018).
Pria yang biasa disapa Sandi ini juga mengimbau kepada warga terdampak aturan perluasan tersebut, agar bersabar. Pasalnya, nama baik Indonesia di ajang olahraga terbesar se-Asia itu menjadi taruhannya apabila kemacetan tetap ada selama Asian Games.
"Terutama masyarakat yang berada di wilayah terdampak. Saya bilang sabar dulu. Karena ini hajatan besar. Asian Games ini 50 tahun lebih sekali. Kita pastikan bukan hanya dari segi kemacetannya tapi juga dari segi kualitas udara," beber Sandi.
Sandi mengimbau, agar masyarakat memahami maksud dan tujuan perluasan sistem ganjil genap itu.
"Kita harus turunkan jumlah polusi udara kita dengan jumlah kendaraan pribadi yang melintasi wilayah sekitar venue. Oleh Karena itu kita minta masyarakat bersabar. Kita mohon maaf juga atas nama Pemprov dan seluruh pemerintah pusat dan penyelenggara Asian Games bahwa ini harus kita lakukan. Karena ini wajah bangsa kita pertaruhkan jadi mohon masyarakat bisa menerima perluasan ganjil genap ini," tuturnya.
(mhd)