Staf KPU Jabar Diteror

Selasa, 03 Juli 2018 - 08:58 WIB
Staf KPU Jabar Diteror
Staf KPU Jabar Diteror
A A A
BANDUNG - Teror dialami staf teknologi informasi (TI) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat. Teror itu dilakukan oleh seseorang tak dikenal melalui telepon.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan, serangan terutama diarahkan ke staf KPU Jabar yang mengelola bagian situs data. Berdasarkan informasi anggota divisi data, teror juga dialami oleh anggota staf KPU bidang data di seluruh Indonesia.

"Saya dapat instruksi dari KPU Pusat, lakukan recovery, membersihkan grup WA (Whatsapp), menonaktifkan grup WA, dan membuat grup WA baru untuk mensterilkan sistem yang beberapa hari ini diserang banyak pihak. Teman-teman staf KPU di seluruh Indonesia yang mengelola data juga mendapatkan teror sama" kata Yayat di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Senin (2/6/2018).

Selain situs KPU Jabar, ujar Yayat, serangan teror juga diarahkan kepada individu staf KPU. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci bentuk serangan yang dimaksud. "Individu yang diserang dan situs diretas tapi nggak sampai ke sistemnya. Saat ini sedang diupayakan (dipulihkan) untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi hasil pemilihan. Insya Allah segera diaktifkan kembali karena diperlukan oleh masyarakat untuk dapat mengakses informasi semudah mungkin," ujar dia.

Terkait hitung manual dari 28 Juni sampai 1 Juli, tutur Yayat, seluruh rekapitulasi berjalan dengan baik. Pada 4-5 Juli, rekapitulasi dilakukan di tingkat KPU kota dan kabupaten. Sedangkan 8 Juli, penghitungan tingkat Provinsi Jabar. "Mudah-mudahan enggak ada gangguan," kata Yayat.

Seperti diberitakan sebelumnya, layanan informasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 sempat tersendat. Saat hari pemilihan, 27 Juni 2018, publik masih dapat mengakses hasil perolehan suara masing-masing kandidat secara daring lewat laman KPU Jawa Barat. Beberapa hari berselang, laman yang sama tidak bisa diakses. Publik diarahkan ke situs KPU Pusat yang menampilkan data hasil perolehan sementara.
(zik)
Berita Terkait
Koalisi Perindo dan...
Koalisi Perindo dan 8 Partai Non Parlemen Resmi Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
Belum Tentukan Figur...
Belum Tentukan Figur di Pilgub Jabar, Presiden PKS: Patokannya Probability to Win Besar
Elektabilitas 52,2%,...
Elektabilitas 52,2%, Kans Ridwan Kamil Menang Pilgub Jabar Besar
Mantan Wagub Jabar Uu...
Mantan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ingin Bertarung di Pilwalkot Tasikmalaya dan Pilgub Jabar
Ilham Akbar Habibie...
Ilham Akbar Habibie Blak-blakan Maju Pilgub Jabar 2024
4 Pasangan Cagub-Cawagub...
4 Pasangan Cagub-Cawagub Dinyatakan Sehat dan Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2024
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
17 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
53 menit yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
3 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
7 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
7 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved