Kejari Surabaya Jebloskan Dua Terduga Korupsi Dana Koperasi

Kamis, 28 Juni 2018 - 19:46 WIB
Kejari Surabaya Jebloskan...
Kejari Surabaya Jebloskan Dua Terduga Korupsi Dana Koperasi
A A A
SURABAYA - Kejari Surabaya menjebloskan KHI dan STJ terduga korupsi dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).
Keduanya adalah pengurus Koperasi Serba Usaha (KSU) Mitra Lestari Surabaya dijebloskan di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Negara Klas I Surabaya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Kamis (28/6/2018).
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Surabaya, Heru Kamarullah bersama Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) I Ketut Kasna Dedi mengatakan, pihaknya menahan kedua tersangka, yakni KHI selaku Ketua KSU Mitra Lestari dan STJ selaku manager Koperasi selama 20 hari kedepan.

Penahanan dilakukan agar tersangka tidak melarikan diri dan mempercepat proses penyidikan. “Kerugian negara yang ditimbulkan kurang lebih sebesar Rp543 juta lebih,” kata Heru.

Perkara ini bermula pada 10 Desember 2012. Saat itu, KSU Mitra Lestari mengajukan dana ke LPDB-KUMKM sebesar Rp1,5 miliar. Pengajuan ini ditanda tangani oleh tersangka KHI. Setelah proses verifikasi, pengajuan dana itu disetujui dari cair sebesar Rp1 miliar.

Pada 26 Maret 2013 pinjaman dicairkan ke rekening KSU Mitra Lestari di BCA KCP Tandes oleh tersangka KHI. Dana tersebut diserahkan pada tersangka STJ untuk disalurkan. “Di pengajuan, dana itu akan disalurkan ke 24 nasabah. Tapi kenyatannya, hanya lima nasabah saja yang mendapat dana itu,” imbuh Heru.

Dia melanjutkan, oleh kedua tersangka, dana dari pemerintah itu digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya dan justru digunakan untuk keperluan lain yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Bahkan pada 2014 dana pinjaman tersebut tidak bisa dikembalikan karena macet. Akhirnya dinyatakan macet oleh LPDB-KUMKM dengan sisa tunggakan pinjaman sebesar Rp 543 juta. “Adanya keterlibatan pihak lain kami masih terus melakukan pendalaman. Saat ini mengerucut kepada kedua tersangka tersebut,” tandas Heru.

Menurut Heru, perbuatan para tersangka bertentangan dengan Surat Pemberitahuan Persetujuan Prinsip (SP3) tanggal 25 Februari 2013 dan Peraturan Direksi LPDB Nomor: 36/PER/LPDB/2010 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Pinjaman/Pembiayaan kepada Koperasi.

Dalam perkara ini, kedua tersangkan dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana teah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.
(vhs)
Berita Terkait
Peringatan Hari Anti...
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Jakarta
Kejari Karawang Bidik...
Kejari Karawang Bidik Pengadaan Perahu Dinas Perikanan
Laporkan Dugaan Kasus...
Laporkan Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa, Nurhayati Malah Jadi Tersangka
Guru Ngaji dan Madrasah...
Guru Ngaji dan Madrasah di Sukabumi Gelar Doa dan Dukungan untuk Firli
5 Negara Paling Korup...
5 Negara Paling Korup di Dunia versi Transparency, Indonesia Urutan Berapa?
PJT I Terima Sertifikat...
PJT I Terima Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
1 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
4 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
5 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
5 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
6 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
6 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved