Seknas Jokowi Ajak Masyarakat Cegah Praktik Politik Uang Pilgub Jateng

Sabtu, 23 Juni 2018 - 23:00 WIB
Seknas Jokowi Ajak Masyarakat...
Seknas Jokowi Ajak Masyarakat Cegah Praktik Politik Uang Pilgub Jateng
A A A
SEMARANG - Seknas Jokowi Jawa Tengah mengajak masyarakat turut aktif dalam gerakan pencegahan praktik politik uang pada penyelenggaraan Pilgub Jateng 2018. Jika mendapati praktik kejahatan politik tersebut, masyarakat diimbau segera melapor.

Sekjen Seknas Jokowi Jateng, RY Agung Setijono mengungkapkan pihaknya bersama Seknas Jokowi Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah mengajak para relawan dan seluruh warga Jawa Tengah untuk terlibat aktif memantau keberlangsungan pesta demokrasi pemilihan gubernur Jawa Tengah pada 27 Juni mendatang. Terlebih jika terdapat pelaku pembagian uang dalam kepentingan Pilgub Jawa Tengah.

"Hanya empat hari lagi menuju hari Rabu, 27 Juni 2018. Jika terdapat pelaku, segera tangkap-rekam foto-vidio kejadian pembagian uang politik tersebut dan laporkan ke Panwas/polisi," katanya, Sabtu (23/6/2018).

Dia juga mengatakan, satu hal yang mesti diingat semua pihak, selama 32 tahun rezim otoriter militeristik Orde Baru telah memproduksi tradisi politik uang dalam tiap Pemilu. Politik ketakutan, politik kecemasan, politik penyeragaman yang menjadi bingkai politik uang yang diproduksi negara selama 32 tahun, meskipun rezim tersebut kini sudah tidak ada.

"Saat ini kita sebagai warga negara harus menunjukkan harkat martabat daulat rakyat. Politik uang dalam Pemilu merupakan pelecehan martabat kedaulatan rakyat. Bahkan merendahkan filosofi dasar dalam Pancasila," ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat tidak boleh lengah dan harus selalu waspada terhadap perilaku yang mencemari pesta demokrasi. Diapun mengakui, residu racun politik uang tersebut masih belum tuntas hilang dalam kehidupan berbangsa bernegara. "Kita sebagai bangsa dan sekaligus sebagai warga negara harus bersatu-padu saling bergotong royong untuk mengikis tuntaskan politik uang dalam Pemilu sebagai gerakan bersama," tandasnya.

Tentunya, lanjut Agung, gerakan mencegah menangkal perilaku pembagian politik uang dalam Pemilu tersebut merupakan gerakan tanpa kekerasan. Harus tetap menjunjung tinggi penegakan secara konstitusional.
(amm)
Berita Terkait
Pilgub Jateng, Bacagub...
Pilgub Jateng, Bacagub Eko Suwarni Minta Restu ke Ulama Kharismatik Solo Mbah Lepo
Sudaryono Dapat Dukungan...
Sudaryono Dapat Dukungan dari Petani dan Nelayan Maju Pilgub Jateng
Gus Yusuf PKB Anggap...
Gus Yusuf PKB Anggap Sudaryono Cocok Pimpin Jateng
Sudaryono dan Taj Yasin...
Sudaryono dan Taj Yasin Sepakat Maju Pilgub Jateng?
Pilgub Jateng 2024,...
Pilgub Jateng 2024, PDIP Tetap Berkoalisi Meski Bisa Usung Cagub Sendiri
PDIP Belum Tentukan...
PDIP Belum Tentukan Cagub Jateng, Agustina Wilujeng: Pilgub Jateng Agak Unik!
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
19 menit yang lalu
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
20 menit yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
51 menit yang lalu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
1 jam yang lalu
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
2 jam yang lalu
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved