Sudirman Said Sebut Jateng Darurat Korupsi, Apa Maksudnya?

Minggu, 10 Juni 2018 - 15:57 WIB
Sudirman Said Sebut...
Sudirman Said Sebut Jateng Darurat Korupsi, Apa Maksudnya?
A A A
SALATIGA - Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Sudirman Said menyatakan bahwa Jawa Tengah dalam kondisi darurat korupsi. Pasalnya, Jateng telah menyumbang 33 kepala daerah ke KPK karena tersangkut kasus korupsi.

"Jateng sudah darurat korupsi, ini fakta yang sangat memprihatinkan," kata Pak Dirman dalam diskusi terbuka Refleksi 20th Reformasi, Memaknai Pancasila dan UUD 45, Indonesia Darurat Korupsi di Salatiga, Minggu (10/6/18).

Menurut Pak Dirman, banyaknya kepala daerah yang tersandung korupsi membuat roda pemerintahan rusak. Imbasnya kemiskinan semakin besar dan rakyat Jateng semakin menderita. Karena anggaran yang seharusnya untuk kepentingan masyarakat, justru dinikmati kepentingan sendiri. "Jadi sudah saatnya hadir pemimpin yang ngayomi rakyatnya. Pemimpin yang tak berurusan dengan korupsi," ujarnya.

Dalam diskusi yang juga menghadirkan Rocky Gerung, Ratna Sarumpaet, dan Prof Suteki itu, Pak Dirman juga mempertanyakan kenapa politik sekarang berfokus pada korupsi dan kepentingan individu, bukan kepentingan masyarakat. Ia berjanji mengembalikan politik ke nilai luhurnya. "Politik sebagai jalan untuk melayani dan jalan untuk menyejahterakan masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut, Pak Dirman menyampaikan, para pendiri bangsa mengajar nilai-nilai politik yang luhur, bukan nilai-nilai korupsi. "Mereka itu orang hebat dan terhormat pada masanya yang menyerahkan seluruh hidupnya pada politik kemasyarakatan," imbuhnya.

Pesan pendiri bangsa itu harus menjadi prioritas untuk ditunaikan agar bangsa ini kelak tampil sebagai bangsa yang kuat. "Jika tingkat korupsinya semakin tinggi maka tingkat kemakmuran akan semakin turun. Saya akan fokus membangun manusia, membangun akhlak, membangun pendidikan agar dalam lima tahun ke depan kita menjadi provinsi yang unggul," ujar mantan Menteri ESDM ini.

Pak Dirman menambahkan, sejatinya Jateng merupakan provinsi yang sangat potensial, topografinya sangat baik dan dari segi budaya juga sangat kaya. Namun kenyataannya Jateng termasuk salah satu provinsi miskin di Indonesia. "Ini karena persoalan kepemimpinan, kita harus mengubah sejarah Jateng untuk di bawa ke alam intelektualitas agar kita semakin berkualitas," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Didatangi Sudirman Said,...
Didatangi Sudirman Said, Rekan Indonesia: Tokoh Berkapasitas Pimpin Jakarta
Sudirman Said Dinilai...
Sudirman Said Dinilai Figur yang Siap Mengemban Amanah Warga Jakarta.
Pilgub Jateng, Bacagub...
Pilgub Jateng, Bacagub Eko Suwarni Minta Restu ke Ulama Kharismatik Solo Mbah Lepo
Sudirman Said Batal...
Sudirman Said Batal Maju Jadi Cagub Independen di Pilgub Jakarta
Sudaryono Dapat Dukungan...
Sudaryono Dapat Dukungan dari Petani dan Nelayan Maju Pilgub Jateng
Gus Yusuf PKB Anggap...
Gus Yusuf PKB Anggap Sudaryono Cocok Pimpin Jateng
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
1 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
3 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
6 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
6 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
6 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved