Terekam CCTV, Pembobol Toko Ponsel di Sleman Bawa Kabur Duit Rp60 Juta
Selasa, 05 Juni 2018 - 15:50 WIB
Terekam CCTV, Pembobol Toko Ponsel di Sleman Bawa Kabur Duit Rp60 Juta
A
A
A
SLEMAN - Kawanan pencuri membobol toko ponsel di Jalan Affandi No 31, Santren, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (5/6/2018) pukul 04.30 WIB. Pelaku membobol brankas berisi uang tunai Rp60 juta dan membawa kabur beberapa ponsel.
Pencurian baru diketahui saat manajer toko, Aris Toteles datang ke tempat kerjanya pukul 08.25 WIB. Dia melihat rolling door sudah terbuka dan gemboknya raib. "Karena sudah terbuka, kemudian saya masuk ke dalam. Kondisi toko sudah berantakan, beberapa handphone hilang. Saya kemudian memberitahukan ke warga dan lapor polisi," kata Aris Toteles kepada petugas polisi, seusai kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur, Kecamatan Depok, Sleman, Iptu Tito Satria mengungkapkan, dari rekaman CCTV di toko tersebut diketahui bahwa pelaku berjumlah 3 orang. Mereka datang ke toko itu berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matic sekitar pukul 04.30 WIB.
Tiba di lokasi, dua pelaku mencongkel pintu rolling door dengan linggis. Setelah terbuka, mereka langsung masuk ke lantai 2 dengan merusak kabel cctv kantor yang terpasang di depan kantor. Sebelum masuk, pelaku mematikan listrik. Selanjutnya membongkar brangkas yang di dalamnya diduga berisi uang Rp60 juta dan sejumlah handphone.
"Saat ini kami masih melakukan pengembangan penyelidikan termasuk mengejar pelaku," katanya.
Pencurian baru diketahui saat manajer toko, Aris Toteles datang ke tempat kerjanya pukul 08.25 WIB. Dia melihat rolling door sudah terbuka dan gemboknya raib. "Karena sudah terbuka, kemudian saya masuk ke dalam. Kondisi toko sudah berantakan, beberapa handphone hilang. Saya kemudian memberitahukan ke warga dan lapor polisi," kata Aris Toteles kepada petugas polisi, seusai kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur, Kecamatan Depok, Sleman, Iptu Tito Satria mengungkapkan, dari rekaman CCTV di toko tersebut diketahui bahwa pelaku berjumlah 3 orang. Mereka datang ke toko itu berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matic sekitar pukul 04.30 WIB.
Tiba di lokasi, dua pelaku mencongkel pintu rolling door dengan linggis. Setelah terbuka, mereka langsung masuk ke lantai 2 dengan merusak kabel cctv kantor yang terpasang di depan kantor. Sebelum masuk, pelaku mematikan listrik. Selanjutnya membongkar brangkas yang di dalamnya diduga berisi uang Rp60 juta dan sejumlah handphone.
"Saat ini kami masih melakukan pengembangan penyelidikan termasuk mengejar pelaku," katanya.
(amm)