Sungai Lariang Mengganas, Bupati Pasangkayu Minta Balai Segera Bertindak

Senin, 04 Juni 2018 - 15:11 WIB
Sungai Lariang Mengganas,...
Sungai Lariang Mengganas, Bupati Pasangkayu Minta Balai Segera Bertindak
A A A
PASANGKAYU - Arus Sungai Lariang, yang melintasi Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar mengganas. Arus sungai yang deras itu menenggalamkan puluhan hektare lahan perkebunan sawit, dan telah memutus jalan desa.
Sungai Lariang Mengganas, Bupati Pasangkayu Minta Balai Segera Bertindak

Akibatnya, ratusan kepala keluarga di Dusun Kalindu, Desa Lariang, terisolasi. Sebagian warga disana telah mengungsi ke kerumah kerabatnya di dusun tetangga. Warga Dusun Kalindu terpaksa membuat jalur alternatif untuk bisa mengevakuasi barang-barang mereka ke rumah kerabat.

Bencana alam yang menimpa Desa Lariang ini, telah mendapat perhatian serius dari Pemkab Pasangkayu dan Pemrov Sulbar. Senin (4/6/2018) Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, bersama Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, meninjau langsung jalan desa yang amblas tersebut.

Pada kesempatan itu Bupati dan Gubernur menyampaikan rasa keperihatinannya kepada masyarakat setempat. Bupati mengaku akan melakukan berbagai upaya untuk melakukan penanggulangan sosial kepada para warga korban bencana ini.

“Saya akan segera perintahkan dinas saya untuk memperbaiki jalan alternatif, pengganti jalan desa yang putus ini. Sifatnya segera, karena ini menjadi satu-satunya akses warga setempat,” tegas Agus Ambo Djiwa dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Senin (4/6/2018).

Mengenai upaya normalisasi Sungai Lariang, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak. Itu merupakan kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, karena membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Kami hanya bisa melakukan penanggulangan sosialnya saja. Mengenai upaya normalisasi sungai itu kewenangangan Balai. Makanya pihak Balai harus segera bertindak, jika tidak arus sungai ini akan menenggalamkan perkampungan warga disini. Anggaran yang dibutuhkan memang tidak sedikit," imbuhnya.

Senada, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, meminta pihak Balai segera bertindak. Selain itu Ia menyarankan BWS Sulawesi III, melakukan upaya penanggulangan yang berkesinambungan dan menyeluruh terhadap sungai terpanjang dan terbesar di Sulbar itu.

"Jadi tidak usah saling menyalahkan. Sedimentisi Sungai Lariang ini sudah sangat parah, jadi perlu mungkin pemerintah pusat melalui Balai memikirkan upaya pengerukan sungai dari muara hingga sejauh mungkin ke hulu. Kami dan Pemkab Pasangkayu juga akan memikirkan penghijauan disepanjang bantaran sungai, untuk penguatan tebing sungai,” ujarnya.

Kepala Satker OP dan Bencana BWS Sulawesi III, Wayan Karnaya, mengaku tidak bisa melakukan upaya penanggulangan darurat disana. Menurutnya upaya normalisasi Sungai Lariang tidak dilakukan secara parsial-parsial. Namun harus melalui kajian yang mendalam agar menyentuh akar permasalahan.

“Berbicara sungai ini tidak bicara spot-spot, tapi berbicara satu kesatuan dari hilir hingga ke hulu. Penanganannya juga tidak bisa seperti yang dilihat sekarang, karena ini hanya menyembuhkan dimana lukanya. Sumber penyebabnya ini adalah kita harus mengalihkan aliran sungai. Mengenai jalan aliran yang akan dibuat perlu pengkajian dengan beberapa instasi terkait,” jelasnya.

Mengenai kapan pengerjaan pengalihan arus sungai ini, Dia pun enggan memastikan. Namun, kata dia diupayakan secepat mungkin. Anggaran yang dibutuhkan ditaksir mencapai Rp10 miliar lebih.
(sms)
Berita Terkait
Bupati Agus Mengakhiri...
Bupati Agus Mengakhiri Masa Jabatan di Kabupaten Pasangkayu
Bupati Agus Lantik Anggota...
Bupati Agus Lantik Anggota BPD Se Kabupaten Pasangkayu
Agus ADJ dan Herny Bagikan...
Agus ADJ dan Herny Bagikan 1000 Paket Sembako di Pasangkayu
DPP Partai Golkar Tetapkan...
DPP Partai Golkar Tetapkan Musda Golkar Sulbar 18-19 Juli 2020
Pemkab Pasangkayu Siap...
Pemkab Pasangkayu Siap Dikunjungi Menteri Perikanan RI
Bupati Pasangkayu Kembali...
Bupati Pasangkayu Kembali Menggelar Ratas Evaluasi BLT dan BST
Berita Terkini
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
6 menit yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
39 menit yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
42 menit yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
1 jam yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
2 jam yang lalu
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
5 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved