Emil Urai Problem Standarisasi Honor Minimum Tenaga Pendidik

Kamis, 31 Mei 2018 - 02:23 WIB
Emil Urai Problem Standarisasi...
Emil Urai Problem Standarisasi Honor Minimum Tenaga Pendidik
A A A
PONOROGO - Forum Guru Swasta (FGS) Ponorogo bersimpati dan mendukung program cawagub Emil Elestianto Dardak. Hal tersebut terlontar dalam dialog dan penyerapan aspirasi para guru swasta di Kota Reog, Rabu (30/5/2018).

Dalam dialog tersebut juga menjadi ajang untuk mengungkapkan problematika para guru. Sekretaris Forum Guru Swasta (FGS) Ponorogo Sutrisno Spd misalnya. Dia mengeluhkan ketimpangan kesejahteraan guru swasta dan guru negeri. "Bagaikan bumi dengan langit," tandas dia.

Selain soal kesejahteraan, isu kekurangan guru dengan pengisian tenaga guru yang jumlahnya amat terbatas juga menjadi aspirasi keluhan para guru swasta ini.

Soal honor guru swasta yang minim dan munculnya wacana standar honor minimal menurut Emil pokok masalahnya bukan ada tidaknya honor minimal guru.

"Masalahnya melainkan, anggarannya dari mana. Realitanya saat ini sumbernya dari SPP dan dana BOS. Nah kalau diterapkan upah minimum guru kemudian sekolah tidak bisa beroperasi bagaimana. Kuncinya adalah saat ini yang harus pikirkan, mau darimana anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan guru”.

“Apakah dari pelatihan atau insentif dari pelatihan, apakah kita bisa memberikan tambahan tunjangan dengan anggaran Pemprov yang kita perluas lagi, kemudian guru pensiun bisa di isi kembali, ataukah memberikan tambahan tunjangan, mengikutsertakan mereka pada seleksi sertifikasi dengan memperluas jangkauannya sehingga kesejahteraan bisa diakses dari pusat," papar doktor termuda ini.

Menyikapi permasalahan kekurangan guru yang terjadi di beberapa daerah, suami Arumi Bachsin ini menyebutkan kekurangan ini dikarenakan pengangkatan guru yang terhambat.

Sebelum mengakhiri pertemua Emil kembali menegaska peran guru sangatlah penting dalam berinvestasi generasi penerus bangsa. "Saya tidak bisa seperti ini tanpa guru. Saya seorang yang bersyukur pendidikan ini mengantar saya kepada pendidikan yang lebih baik.

Sekolah memang tidak menjamin hidup seseorang sukses, bila orang yang sekolah saja belum tentu sukses apalagi yang tidak sekolah. Sehingga semua orang kita dorong untuk mengakses pendidikan, sehingga peluang sukses mereka bisa terbuka," pungkas Emil yang kini tercatat sebagai waketum Asosiasiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tersebut.
(pur)
Berita Terkait
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Gibran Resmi Dukung...
Gibran Resmi Dukung Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim
KPU Jatim Kerahkan Volunteer...
KPU Jatim Kerahkan Volunteer Cantik Tekan Angka Golput Pilgub Jatim 2024
Pilgub Jatim, Gerindra...
Pilgub Jatim, Gerindra Fokus Pemenangan Khofifah
Golkar Terbitkan 10...
Golkar Terbitkan 10 SK Cagub-Cawagub Pilkada 2024, Ini Nama-namanya
PSI Resmi Usung Khofifah...
PSI Resmi Usung Khofifah - Emil pada Pilgub Jatim
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Melawan Houthi, Kapal...
Melawan Houthi, Kapal Induk Eisenhower AS Bisa Kehabisan Tenaga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved