1.950 Butir Ekstasi Asal Bangladesh Disita Polrestabes Bandung

Jum'at, 25 Mei 2018 - 13:14 WIB
1.950 Butir Ekstasi...
1.950 Butir Ekstasi Asal Bangladesh Disita Polrestabes Bandung
A A A
BANDUNG - Anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung menggagalkan peredaran 1.950 butir ekstasi asal Bangladesh. Selain mengamankan 1.950 butir ekstasi, polisi juga menangkap EJ (30), kurir sindikat pengedar barang haram tersebut.

Wakasatres Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Salim Aziz mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi diperoleh anggota tentang kurir bandar ekstasi yang akan mengambil paket narkoba. Anggota lalu melakukan penyelidikan hingga diperoleh identitas kurir tersebut yakni EJ.

Selanjutnya, anggota membuntuti si kurir yang sedang mengambil paket barang. Saat digeledah ternyata paket itu berupa mobil mainan. Namun di dalam mainan itu ditemukan ribuan butir pil diduga ekstasi.

EJ, kata Salim, diamankan saat akan naik kereta api di Stasiun Bandung, Jalan Kebon Kawung pada Minggu (20/5/2018). Rencananya, EJ membawa ribuan butir pil tersebut ke Jakarta. Dalam pemeriksaan, tersangka EJ mengaku barang haram tersebut milik FS.

"FS ini merupakan terpidana kasus narkoba yang sedang berada di dalam salah satu lapas di Jakarta," kata Salim Azis di Makosatres Narkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Kamis (24/5/2018).

Untuk memastikan kandungan di dalam butiran pil itu narkoba atau bukan, ujar Salim, Satnarkoba Polrestabes Bandung mengirimkan sampel pil berwarna merah dan cokelat tersebut ke Puslabfor Mabes Polri.

"Kami masih menunggu hasil uji laboratorium terkait kandungan di dalam pil itu. Yang pasti, ribuan pil itu adalah ekstasi. Seperti diketahui, ekstasi asal Bangladesh ini berkualitas nomor satu," ujar Wakasat Narkoba.

EJ merupakan residivis kasus narkoba. Dia akan dijerat Pasal 112 ayat (2) UU 35/2009 dengan ancaman hukuman mati. "Pengungkapan kasus ini membuka jaringan pengedar ekstasi internasional. Kami akan mendalami kasus ini guna membongkar jaringan narkoba internasional Bangladesh-Bandung-Jakarta," tutur Salim.
(zik)
Berita Terkait
Bareskrim Ungkap Peredaran...
Bareskrim Ungkap Peredaran 24 Kg Sabu dan 1.841 Ekstasi
Gerebek Pabrik Ekstasi...
Gerebek Pabrik Ekstasi Rumahan di OKU Timur, Polisi Ringkus Pemilik Rumah
Transaksi Pil Ekstasi...
Transaksi Pil Ekstasi Dalam Bungkus Kopi, Pria di Bogor Diringkus
Simpan 20 Ekstasi Berlogo...
Simpan 20 Ekstasi Berlogo Minions, Pria di Musi Rawas Dibekuk Polisi
Produksi Narkoba dari...
Produksi Narkoba dari Rumah, IRT Warga Tangga Buntung Ditangkap
Polres Bekasi Gagalkan...
Polres Bekasi Gagalkan Peredaran 4.911 Pil Ekstasi Jaringan Kongo-Belgia-Jerman
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
8 jam yang lalu
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
13 jam yang lalu
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
14 jam yang lalu
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
14 jam yang lalu
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
14 jam yang lalu
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
14 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved