Merapi Terus Bergeliat, Warga Dukuh Stabelan Diimbau Mengungsi saat Malam

Kamis, 24 Mei 2018 - 16:01 WIB
Merapi Terus Bergeliat,...
Merapi Terus Bergeliat, Warga Dukuh Stabelan Diimbau Mengungsi saat Malam
A A A
BOYOLALI - Warga di kawasan rawan bencana (KRB) III di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah diimbau untuk mengungsi saat malam hari menyusul aktivitas Gunung Merapi yang semakin meningkat. Perempuan, anak anak, dan lansia diarahkan untuk tidur di Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) di Dukuh Tlogolele.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tlogolele Neigen Achtah Nur Edy Saputra mengatakan, warga di Dukuh Stabelan yang berjarak sekitar 3 kilometer dari puncak Merapi sempat panik ketika terjadi erupsi pada Kamis (24/5/2018) dini hari sekitar pukul 02.56 WIB. Terlebih dari Desa Tlogolele juga terlihat percikan api dari puncak Merapi dan suara gemuruh.

“Tadi malam ada sekitar 30 orang yang mengungsi dari Dukuh Stabelan. Yang lainnya sampai di jalan balik lagi,” ungkap Neigen Achtah Nur Edy Saputra, Kamis (24/5/2018) siang.

Pagi harinya, warga telah kembali ke rumah masing masing dan beraktivitas seperti biasa. Pada siang hari sekitar pukul 10.59 WIB warga kembali melihat kepulan asap membumbung tinggi dari puncak Merapi. Namun warga tidak panik karena situasi masih terang. Mereka juga tetap beraktivitas seperti biasa.

Berbeda halnya jika malam hari suasana gelap dan puncak Merapi tidak terlihat. Untuk itu, pihaknya menghimbau saat malam warga di Dukuh Stabelan maupun dukuh Takeran yang masuk KRB III mengungsi ke TPPS. “Khususnya anak anak, wanita, balita, difabel, dan lansia,” terangnya.

Sejumlah instansi terkait juga telah datang ke Desa Tlogolele. Persiapan di TPPS Desa Tlogolele juga mulai dilakukan. Ketika ada pengungsi yang datang ke TPPS, ibu ibu bersama masyarakat setempat langsung memberikan bantuan. Seperti membuat dapur umum.

“Para pengungsi tidur di gedung yang telah siapkan. Ibu ibu dan warga sekitarnya bergotong royong memasak nasi, maupun menyiapkan berbagai keperluan bagi pengungsi,” bebernya. Tim relawan rencananya juga akan berdatang pada Kamis (24/5/2018) malam.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
10 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
10 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
11 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
11 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
12 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
15 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved