Kapolri Kunjungi Anak Terduga Pelaku Ledakan Bom Rusunawa Wonocolo

Selasa, 15 Mei 2018 - 16:31 WIB
Kapolri Kunjungi Anak...
Kapolri Kunjungi Anak Terduga Pelaku Ledakan Bom Rusunawa Wonocolo
A A A
SURABAYA - Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian mengunjungi tiga anak terduga pelaku yang selamat dari ledakan bom di lantai lima Blok B No 2, Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin 14 Mei 2018. Ledakan ini merupakan salah satu dari rentetan ledakan bom di Surabaya. Kamar tersebut ditinggali enam orang anggota keluarga, dua orang tua dan empat orang anak.

Akibat peristiwa tersebut, sang ayah Anton Febrianto (47), istrinya Puspita Sari (47) dan satu anak tertua atas nama Halyah (17) dari terduga pelaku dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan tiga adiknya yang lolos dari ledakan, adalah anak kedua Ainur Rahmad (15), anak ketiga Faizah Putri Hasanah (11) mengalami luka di bagian paha sebelah kiri, dan anak keempat Hudan (11) luka pada hidung.
Kapolri Kunjungi Anak Terduga Pelaku Ledakan Bom Rusunawa Wonocolo

Dalam kejadian itu, Ainur Rahmad dibantu oleh warga sekitar menyelamatkan kedua adiknya dari ledakan untuk dibawa ke RS Siti Khodijah dan saat ini sudah di rujuk ke RS.Bhayakara Polda Jawa Timur.

Dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (15/5/2018), Ainur Rahmad kepada Kapolri menceritakan bahwa kegiatan ayahnya Anton Febrianto sehari-hari menjadi penjual jam tangan online dan seringkali mendengarkan ceramah melalui internet. Ainur juga mengatakan bahwa ayahnya seringkali mengajaknya berjihad, namun ditolak dengan alasan tidak sesuai pemikirannya dan bertolak belakang dengan ajaran Islam.

Pada kesempatan itu, Ainur Rahmad juga membenarkan bahwa bom yang meledak pada malam itu memang benar milik ayahnya dan dirakit sendiri hasil belajar melalui internet. Awalnya Ainur tidak memahami bahwa yang dirakit oleh ayahnya itu adalah sebuah bom hingga menyebabkan terjadinya ledakan di kamar yang ditinggalinya bersama.
(wib)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Warga Digegerkan Penemuan...
Warga Digegerkan Penemuan Tas Diduga Berisi Bom dalam Masjid
Lima Bom Surat Dikirim...
Lima Bom Surat Dikirim ke Sejumlah Target di Spanyol, Termasuk Perdana Menteri
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
45 menit yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
1 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
1 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
1 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
2 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Jenderal Bintang...
Profil Jenderal Bintang 3 Polri, Salah Satunya The Next Kapolri?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved