Tawuran Saat Ramadhan, Polisi Pastikan Pelaku Lebaran di Penjara

Jum'at, 11 Mei 2018 - 22:05 WIB
Tawuran Saat Ramadhan,...
Tawuran Saat Ramadhan, Polisi Pastikan Pelaku Lebaran di Penjara
A A A
JAKARTA - Aksi tawuran masih jadi momok bagi warga saat bulan puasa Ramadhan. Pengalaman selama ini, para remaja bukannya memperbanyak amal ibadah tapi malah kerap terlibat tawuran.

Oleh karena itu, Kapolsek Cengkareng Jakarta Barat Kompol Khoiri mengultimatum agar remaja maupun kelompok massa tidak melakukan aksi tawuran. Ia memastikan, siapapun yang terlibat tawuran akan dijebloskan ke penjara.

“Saya tegaskan, kalau ada yang tawuran dipastikan akan berlebaran di penjara,” ujar Khoiri kepada wartawan, Jumat (11/5/2018).

Meski baru menjabat sebagai Kapolsek, Khoiri telah memantau sejumlah wilayah. Lokasi rawan tawuran bakal menjadi sasaran patroli khusus demi mencegah aksi tawuran.

Hal senada diungkapkan Kapolsek Tambora Kompol Iver Manossoh. Menurut dia, kerawanan tawuran di wilayahnya menjadi fokus saat Ramadhan nanti.

Ia mengakui Tambora merupakan salah satu daerah rawan tawuran di Jakarta Barat. Beberapa tahun lalu pernah terjadi tawuran di Tambora yang memakan korban jiwa tiga orang.

Agar aksi tawuran tidak terjadi saat Ramadhan nanti, pihaknya akan meningkatkan pengawasan wilayah melalui patroli rutin dan penyebaran anggota.

Ia mengimbau kepada para remaja untuk tidak berkelompok di jalanan. Sebab, cara ini bisa memicu aksi tawuran. “Siapapun yang terlibat saya pastikan akan diproses,” tegas Iver.

Sementara itu, Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat, menegaskan, selain tawuran pihaknya bakal mengawasi ancaman saur on the road, balapan liar, petasan, serta PKL yang biasa kerap menyebabkan macet di jalanan.

Berdasarkan analisis yang dilakukan pihaknya, tawuran remaja biasa terjadi di kawasan Cengkareng, Tambora, hingga Taman Sari. Di tempat itu pihaknya mencatat tawuran kerap memakan korban luka hingga jiwa.

Adapun untuk balapan liar, pihaknya mencatat kawasan CNI Kembangan menjadi lokasi yang paling sering digunakan para remaja. “Untuk petasan dan miras, kami akan menggelar razia,” ucapnya.

Termasuk persoalan PKL, Tamo telah meminta anggotanya di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk melakukan pengawasan. Lokasi-lokasi tempat berjualan akan didata.

Imbauan agar menjaga ketertiban dan tidak mengokupansi trotoar secara full bakal dilakukan di lokasi itu. “Sebagaimana instruksi wagub, kami akan meminta mereka tidak berjualan menggunakan bahu jalan dan trotoar,” tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Tawuran Saat Ramadan,...
Tawuran Saat Ramadan, Membatalkan Puasa? Simak Selengkapnya di iNews Sore Senin Pukul 16.30 WIB
Cegah Bentrokan saat...
Cegah Bentrokan saat Ramadan, Warga Kebon Jeruk Deklarasi Anti-tawuran
Polisi Buru Pelaku Tawuran...
Polisi Buru Pelaku Tawuran di Minahasa yang Tewaskan 2 Orang
Tawuran Pecah saat Lomba...
Tawuran Pecah saat Lomba Balap Perahu, 2 Pemuda Dilarikan ke Rumah Sakit
Tawuran Warga di Warakas...
Tawuran Warga di Warakas Pecah, Dipicu Salah Bawa Motor dari Bengkel
Tawuran Warga Dua Desa...
Tawuran Warga Dua Desa Pecah, 2 Tewas dan 1 Luka Parah
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
1 jam yang lalu
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
1 jam yang lalu
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
3 jam yang lalu
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
3 jam yang lalu
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
4 jam yang lalu
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
4 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved