Panitia Minta Tragedi Monas Diselesaikan secara Kekeluargaan

Jum'at, 04 Mei 2018 - 19:24 WIB
Panitia Minta Tragedi...
Panitia Minta Tragedi Monas Diselesaikan secara Kekeluargaan
A A A
JAKARTA - Panitia pembagian sembako di Monas meminta agar kasus yang menewaskan dua bocah dalam acara 'Untukmu Indonesia' diselesaikan secara kekeluargaan. Karena, panitia enggan menyalahkan siapapun dalam pembagian sembako maut tersebut.

Kuasa Hukum Panitia, Hendry Indraguna berencana akan menghubungi Kuasa Hukum Ibu dari Almarhum M Rizky, Komariah. Pasalnya, kata dia, dirinya tengah fokus dalam menangani permasalah tersebut agar tidak terulang kembali di kemudian hari.

Kini terhadap penyidikan ini, Hendry mengaku telah membawa rekaman drone yang tersimpan di dalam hardisk. Rekaman itu akan disaksikan dan disampaikan ke polisi untuk bagian penyidikan.

"Nah nanti kita cek, dimana keduanya meninggalnya," ucap Hendry di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018).

Meskipun nantinya diselesaikan secara kekeluargaan dan memberikan santunan. Namun Hendry menegaskan, penyidikan sepenuhnya di tangan polisi. Ia pun tidak ingin ikut campur, termasuk meminta agar masyarakat tak mempolitasi kasus ini.

Kini akibat kejadian itu, ketua panitia Dave Sentosa telah sakit. Ia mengalami demam semenjak kejadian. "Jadi bukan karena laporan. Dia sakit, makanya tak datang," jelasnya.

Saat sakit, wajah Dave menghitam, tubuhnya melemas. Hendry menduga Dave sakit karena cuaca panas Monas. (Baca: Tragedi di Monas, KPAI: Kami Masih Lakukan Penyidikan )

Lebih lanjut, Hendry mengakui tak menyangka dengan kegiatan di Monas menimbulkan korban jiwa. Sebab, menurutnya pengamanan di sana cukup kuat, dengan mengerahkan 1.500 panitia dengan lima lapis penjagaan belum ditambah polisi dan TNI.

"Makanya saya heran kenapa bisa terjadi. Padahal semua siap. Pasca-acara kami langsung mengganti, taman-taman diperbaiki dan sampah dibersihkan," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Massa PA 212 dan Ormas...
Massa PA 212 dan Ormas Islam Mulai Gelar Aksi di Kedubes Prancis
Pelarangan Penggunaan...
Pelarangan Penggunaan Atribut Ormas Terlarang Diharapkan Dipatuhi Bersama
Pemerintah Dinilai Perlu...
Pemerintah Dinilai Perlu Petakan Kembali Keberadaan Ormas
Kepala BNPT : Khilafatul...
Kepala BNPT : Khilafatul Muslimin Belum Dinyatakan Sebagai Organisasi Teroris
Rampai Nusantara Bertekad...
Rampai Nusantara Bertekad Kawal Kesejahteraan Masyarakat Papua
Rampai Nusantara Gorontalo...
Rampai Nusantara Gorontalo Diharapkan Berperan dalam Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
11 menit yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
23 menit yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
36 menit yang lalu
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
44 menit yang lalu
Pramono Anung Janji...
Pramono Anung Janji JPO Tendean Segera Dibangun Kembali
2 jam yang lalu
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
2 jam yang lalu
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved