Kabupaten Malang Darurat Guru SD Berstatus ASN

Jum'at, 04 Mei 2018 - 10:59 WIB
Kabupaten Malang Darurat...
Kabupaten Malang Darurat Guru SD Berstatus ASN
A A A
MALANG - Kabupaten Malang, Jawa Timur darurat guru SD berstatus aparatur sipil negara (ASN). Bahkan jika dihitung berdasarkan kebutuhan, jumlahnya mencapai ribuan orang. Celakanya, ada sejumlah sekolah yang memaksa seorang guru mengajar di beberapa SD.Bupati Malang Rendra Kresna mengakui kondisi tersebut. "Kami sangat prihatin dengan kondisi ini, ada guru yang terpaksa harus merangkap mengajar di empat SD, khususnya untuk guru Agama dan Olahraga," kata Rendra di Malang, Kamis (3/5/2018).

Rendra mengaku kasihan kepada siswa karena tidak bisa maksimal, dan guru bersangkut an juga demikian. Yang lebih parah lagi, ada satu SDN di Gedangan hanya memiliki satu guru sekaligus kepala sekolah. "Itu pun usianya mendekati masa pensiun," ujarnya.

Ketua DPD Partai NasDem Jawa Timur ini mengaku keberadaan dan kekurangan guru SD berstatus ASN membuat pemkab harus segera mencari jalan keluar, apalagi di tengah tuntutan kemajuan teknologi, termasuk dalam dunia pendidikan.

Lebih lanjut Rendra mengatakan, usia pensiun guru berstatus ASN juga banyak yang hampir bersamaan dan hal itu tidak bisa dicegah. Oleh karena itu, pemkab akan terus berupaya menambah jumlah guru SD berstatus ASN, bahkan tanpa melalui ujian atau seleksi CPNS. "Kami memang memprioritaskan para guru tidak tetap (GTT) atau honorer yang sudah lama mengajar dan mengabdi sebagai pendidik di Kabupaten Malang," ucapnya.

Kekurangan guru ASN di Kabupaten Malang sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir. Kondisi ini terjadi setelah banyaknya guru ASN memasuki masa pensiun, tetapi tidak diikuti dengan penerimaan karena pemerintah pusat melakukan moratorium ASN. Dampaknya sekarang ini, kata Rendra, kekurangan guru ASN kondisinya semakin parah karena guru ASN yang ada harus mengajar hingga di empat sekolah.

“Mudah-mudahan tahun ini ada rekrutmen sehingga kebutuhan guru SD berstatus ASN bisa terpenuhi, meski tidak sampai 100%," tandasnya.

Dalam dua tahun terakhir ini, Kabupaten Malang kekurangan guru SD berstatus ASN sekitar 2.500 hingga 3.000 orang yang ditempatkan di 33 kecamatan yang ada di wilayah itu, terutama di wilayah terpencil.
(amm)
Berita Terkait
Sambut Hari Bhayangkara...
Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polres Pemalang Revitalisasi 2 Situs Budaya dan Agama
Penahanan 3 Tersangka...
Penahanan 3 Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan Pemkab Pemalang
Jasa Raharja Beri Jaminan...
Jasa Raharja Beri Jaminan Penumpang Kecelakaan Bus di Pemalang
Pemeriksaan Tersangka...
Pemeriksaan Tersangka Suap Jual Beli Jabatan di Pemkab Pemalang
Pemkab Malang Restui...
Pemkab Malang Restui Arema Berkandang di Stadion Kanjuruhan
Tingkatkan Pengawasan...
Tingkatkan Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Pemalang Gandeng Pemkab Batang
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
32 menit yang lalu
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
56 menit yang lalu
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
1 jam yang lalu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
1 jam yang lalu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
2 jam yang lalu
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
2 jam yang lalu
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved