Terkesan Lamban Sikapi Tragedi Monas, KPAI: Lagi Tangani Kasus Lain
Rabu, 02 Mei 2018 - 13:38 WIB
Terkesan Lamban Sikapi Tragedi Monas, KPAI: Lagi Tangani Kasus Lain
A
A
A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sejauh ini belum bisa mengambil sikap atas tragedi kemanusiaan dalam acara bagi-bagi sembako di kawasan Monas yang menyebabkan dua bocah meninggal dunia. Sebelum mengambil sikap, KPAI akan terlebih dahulu meminta keterangan dari panitia penyelenggara acara 'Untuk Indonesia' itu.
"Prinsipnya, karena ini menyangkut hilangnya nyawa anak, perlu didalami secara utuh seperti apa kronologinya hingga kedua anak tersebut meninggal," ujar Ketua KPAI Susanto saat dikonfirmasi SINDOnews, Rabu (2/5/2018). (Baca juga: Bocah Meninggal di Monas Akibat Terinjak dan Terdorong Massa)
Sikap KPAI ini pun terkesan lamban dan seakan kurang responsif apabila dibandingkan dengan kasus persekusi anak yang terjadi di lokasi car free day pada Minggu (29/4) lalu. (Baca juga: Lapor Polisi, Ini Kata IRT Korban Persekusi Massa #2019GantiPresiden)
Namun Susanto menampik jika pihaknya disebut lamban menyikapi kasus meninggalnya dua bocah akibat acara di monas. Ia memastikan tidak ada perbedaan sikap KPAI atas kasus persekusi anak di lokasi CFD dan kasus meninggalnya dua bocah akibat acara bagi-bagi sembako di Monas.
"Sama saja mas. (Saat ini) karena ada kasus lain yang ditangani dulu," tandasnya. (Baca juga: KPAI Akan Minta Penjelasan dari Panitia Bagi-bagi Sembako di Monas)
Diketahui, dalam kegiatan bagi-bagi sembako yang diadakan Forum Untukmu Indonesia itu, dua bocah meninggal dunia diduga akibat terinjak-injak dan terdorong massa. Kedua bocah adalah Mahesa Bin Junaedi (12) dan Rizki Saputra (10).
"Prinsipnya, karena ini menyangkut hilangnya nyawa anak, perlu didalami secara utuh seperti apa kronologinya hingga kedua anak tersebut meninggal," ujar Ketua KPAI Susanto saat dikonfirmasi SINDOnews, Rabu (2/5/2018). (Baca juga: Bocah Meninggal di Monas Akibat Terinjak dan Terdorong Massa)
Sikap KPAI ini pun terkesan lamban dan seakan kurang responsif apabila dibandingkan dengan kasus persekusi anak yang terjadi di lokasi car free day pada Minggu (29/4) lalu. (Baca juga: Lapor Polisi, Ini Kata IRT Korban Persekusi Massa #2019GantiPresiden)
Namun Susanto menampik jika pihaknya disebut lamban menyikapi kasus meninggalnya dua bocah akibat acara di monas. Ia memastikan tidak ada perbedaan sikap KPAI atas kasus persekusi anak di lokasi CFD dan kasus meninggalnya dua bocah akibat acara bagi-bagi sembako di Monas.
"Sama saja mas. (Saat ini) karena ada kasus lain yang ditangani dulu," tandasnya. (Baca juga: KPAI Akan Minta Penjelasan dari Panitia Bagi-bagi Sembako di Monas)
Diketahui, dalam kegiatan bagi-bagi sembako yang diadakan Forum Untukmu Indonesia itu, dua bocah meninggal dunia diduga akibat terinjak-injak dan terdorong massa. Kedua bocah adalah Mahesa Bin Junaedi (12) dan Rizki Saputra (10).
(thm)