Dokter RP Ditangkap karena Terlibat Penggelapan Mobil

Senin, 23 April 2018 - 22:01 WIB
Dokter RP Ditangkap...
Dokter RP Ditangkap karena Terlibat Penggelapan Mobil
A A A
MEDAN - Satuan Reskrim Polrestabes Medan membekuk seorang wanita berinisial RP (33), warga Jalan Pimpinan Medan Perjuangan karena terlibat kasus penggelapan mobil rental. Polisi mengamankan barang bukti 13 unit mobil.

Diketahui tersangka RP merupakan seorang wanita yang berpr‎ofesi sebagai dokter umum. Dalam pengakuannya, RP nekat menggelapkan mobil rentalan demi membayar utang uang yang pernah dipinjam untuk masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) senilai Rp300 juta.‎

"Pengungkapan ini bermula dari adanya informasi warga yang menjadi korban penggelapan. Informasi itu langsung kita tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira di Mapolrestabes Medan, Senin (23/4/2018).‎

Dikatakannya, petugas bersama para korban mendatangi kediaman tersangka RP pada Jumat (20/4/2018). Ibu empat anak ini pun diinterogasi. Dia mengakui kalau mobil yang direntalnya itu sudah digadaikan ke pelaku BI sekitar Rp25 juta hingga Rp35 juta per unit melalui tersangka M alias Y.

Petugas yang tak ingin membuang kesempatan segera mencari keberadaan tersangka lainnya dan 13 unit mobil tersebut. Tak lama berselang petugas akhirnya mengamankan dua pelaku beserta 13 unit mobil.

Saat ini, sambung Kasat, pihaknya sedang mencari 8 mobil lainnya yang diduga digelapkan pelaku. Kasat juga mengimbau bagi masyarakat yang mobilnya menjadi korban penggelapan agar segera membuat laporan ke Mapolrestabes Medan dan membawa bukti kepemilikan mobil.

Akibat perbuatannya itu, kata Putu, tersangka RP diancam melanggar pasal 378 dan atau 372 Jo pasal 480 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka RP yang merupakan alumnus kedokteran UISU ini mengaku nekat melakukan perbuatan melanggar hukum tersebut karena terlilit utang saat mengikuti ujian seleksi PNS. Dia juga mengakui ada sekitar 24 unit mobil yang dia gadaikan.

"Waktu itu saya utang sekitar Rp300 juta untuk menjadi PNS. Namun usaha itu sia-sia. Jadi untuk menutupi utang terpaksa saya gadaikan mobil-mobil tersebut," katanya.
(rhs)
Berita Terkait
Penggeledahan di PT...
Penggeledahan di PT MSC Ricuh, Korban Tuding Polisi Terkesan Bela Terlapor
Wanita STW Tega Tipu...
Wanita STW Tega Tipu 634 Orang, Janjikan Dapat Pekerjaan
Umpan Wanita, Pelaku...
Umpan Wanita, Pelaku Penggelapan Motor Diamankan
Tunggak Pajak Rp150...
Tunggak Pajak Rp150 Juta, 23 Unit Motor Trail Wajib Pajak di Medan Disita
Modal Penampilan Keren,...
Modal Penampilan Keren, PR Berhasil Gelapkan 8 Mobil Rental
Dugaan Penggelapan,...
Dugaan Penggelapan, Menteri Keuangan Qatar Ditangkap
Berita Terkini
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
34 menit yang lalu
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
44 menit yang lalu
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
1 jam yang lalu
Pramono: Terowongan...
Pramono: Terowongan Plaza Senayan-Senayan City, Urai Macet dan Bisa Jadi Sentra UMKM
1 jam yang lalu
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
2 jam yang lalu
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved