Diterjang Banjir dan Longsor Petani Purwakarta Terancam Gagal Panen

Senin, 23 April 2018 - 18:52 WIB
Diterjang Banjir dan...
Diterjang Banjir dan Longsor Petani Purwakarta Terancam Gagal Panen
A A A
PURWAKARTA - Sejumlah bencana menerjang Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dalam 24 jam terakhir. Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari ini menjadi menyebab terjadinya bencana alam tersebut, seperti banjir bandang, longsor, angin puting beliung, hingga kebakaran.

Di Desa Cibogo, Kecamatan Plered, sawah seluas 100 hektare diterjang banjir akibat lupan Sungai Cisadang. Akibatnya, tanaman padi yang masih berusia sekitar dua minggu itu pun harus terendam. Sehingga para petani setempat khawatir bencana alam itu dapat menyebabkan gagal panen atau puso.

Menurut warga setempat Sungai Cisadang telah lama mengalami penyempitan dan pendangkalan. Sehingga begitu debit air tinggi menjadikannya meluap dan menggenangi areal persawahan di dekatnya.

Meski pun dari petani muncul kekhawatiran terjadinya puso, Kantor Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Purwakarta, menjamin varietas padi yang ditanam di lokasi banjir merupakan bibit unggul yang tahan terhadap genangan.

"Begitu mendengar adanya areal sawah yang terendam, kami mengirimkan tim untuk mengecek. Ketika dicek, airnya pun sudah surut. Jadi tidak perlu khawatir terjadi puso, apalagi benih yang ditanam merupakan inpari 30 yang tahan terhadap genangan air semisal banjir," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Purwakarta Agus Rachlan Suherlan kepada SINDONEWS, Senin (23/4/2018).

Rupanya bencana alam tidak hanya terjadi di Desa Cibogo, bahu jalan penghubung Kabupaten Purwakarta dengan Kabupaten Bandung Barat, di RT 12/05 Desa Nangewer, Kecamatan Darangdan, ambrol akibat tidak kuat menahan volume air hujan yang turun sejak pagi hari. Meski pun jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan, namun pemerintah setempat tak mau ambil risiko dengan melarang kendaraan roda 4 melintas.

Tidak hanya longsor, angin puting beliung pun sempat menerjang permukiman warga di Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta. Akibatnya, sebuah rumah milik Titi di RT 22/4, nyaris rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Selain itu, petugas Damkar pun harus dibuat sibuk dengan peristiwa kebakaran bangunan peternakan ayam milik Memed, 45, di Kampung Silamega RT 04/02 Desa.Depok, Kecamatan Darangdan. Diduga peristiwa ini akibat hubungan arus pendek,yang kemudian menimbulkan kebakaran dengan melahap semua bangunan yang dominan berkonstruksi kayu dan bambu.
(nag)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved