Tewas, Botol Miras Oplosan Disita dari Pos Sekuriti di Tangsel
Kamis, 12 April 2018 - 04:07 WIB
Tewas, Botol Miras Oplosan Disita dari Pos Sekuriti di Tangsel
A
A
A
JAKARTA - Polisi mengamankan sejumlah botol minuman keras di dalam pos jaga sekuriti kompleks Permata Bintaro Residences, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu 11 April 2018.
Di antara botol miras itu, terdapat merek mansion, vodka, serta sejumlah botol minuman suplemen. Diduga, minuman beralkohol tinggi itu sempat dikonsumsi oleh 2 petugas sekuriti, Ade Firmansyah dan Rohman, sebelum keduanya dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit.
"Bekas minuman dari yang dikonsumsi kedua almarhum akan diperiksakan mengenai komposisi, kadar dan efek bagi yang mengonsumsinya ke Puslabfor Bareskrim Mabes Polri," terang AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel.
Ade Firmansyah dan Rohman bersama beberapa temannya disebutkan sempat menenggak minuman keras di pos jaga pada Sabtu 7 April 2018 malam. Keesokan harinya, pada Minggu 8 April malam, kedua sekuriti itu berlanjut meminum beberapa jenis Miras di tempat yang sama.
Menurut keterangan dari rekan almarhum, Miras yang diminum berjenis mansion dan vodka yang dibeli dari sebuah warung kelontong, tak jauh dari pos tempat korban berjaga. Bahkan diduga, korban juga turut meminum miras racikan yang dijual murah di warung kelontong tersebut.
"Malam Minggu pada minum bareng di pos, memang sering disitu, kan namanya juga begadang kalau jaga malam jadi biasa pada kumpul sambil minum. Terus besokan malamnya pada lanjut lagi. Habis itu baru pada ngerasa mual, muntah-muntah," ungkap Dedi, rekan almarhum Ade.
Setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit, Rohman dinyatakan meninggal dunia pada Selasa 10 April, kemarin siang. Sedangkan Ade Firmansyah, menghembuskan nafas terakhir pada Selasa malam di RSUD Tangsel.
Keduanya mengalami gejala yang sama yakni mual, muntah disertai rasa panas pada bagian dalam perut. Padahal menurut keterangan keluarga, baik Ade ataupun Rohman tak pernah mengalami gangguan penyakit serupa sebelumnya.
Di antara botol miras itu, terdapat merek mansion, vodka, serta sejumlah botol minuman suplemen. Diduga, minuman beralkohol tinggi itu sempat dikonsumsi oleh 2 petugas sekuriti, Ade Firmansyah dan Rohman, sebelum keduanya dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit.
"Bekas minuman dari yang dikonsumsi kedua almarhum akan diperiksakan mengenai komposisi, kadar dan efek bagi yang mengonsumsinya ke Puslabfor Bareskrim Mabes Polri," terang AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel.
Ade Firmansyah dan Rohman bersama beberapa temannya disebutkan sempat menenggak minuman keras di pos jaga pada Sabtu 7 April 2018 malam. Keesokan harinya, pada Minggu 8 April malam, kedua sekuriti itu berlanjut meminum beberapa jenis Miras di tempat yang sama.
Menurut keterangan dari rekan almarhum, Miras yang diminum berjenis mansion dan vodka yang dibeli dari sebuah warung kelontong, tak jauh dari pos tempat korban berjaga. Bahkan diduga, korban juga turut meminum miras racikan yang dijual murah di warung kelontong tersebut.
"Malam Minggu pada minum bareng di pos, memang sering disitu, kan namanya juga begadang kalau jaga malam jadi biasa pada kumpul sambil minum. Terus besokan malamnya pada lanjut lagi. Habis itu baru pada ngerasa mual, muntah-muntah," ungkap Dedi, rekan almarhum Ade.
Setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit, Rohman dinyatakan meninggal dunia pada Selasa 10 April, kemarin siang. Sedangkan Ade Firmansyah, menghembuskan nafas terakhir pada Selasa malam di RSUD Tangsel.
Keduanya mengalami gejala yang sama yakni mual, muntah disertai rasa panas pada bagian dalam perut. Padahal menurut keterangan keluarga, baik Ade ataupun Rohman tak pernah mengalami gangguan penyakit serupa sebelumnya.
(mhd)