Miras Oplosan, Polisi Telusuri Keterkaitan Kasus di Jagakarsa dan Depok

Selasa, 03 April 2018 - 17:36 WIB
Miras Oplosan, Polisi...
Miras Oplosan, Polisi Telusuri Keterkaitan Kasus di Jagakarsa dan Depok
A A A
JAKARTA - Polisi tengah menelusuri kasus minuman keras (miras) oplosan yang menewaskan tiga warga Jagakarsa, Jakarta Selatan itu. Pasalnya, miras oplosan milik RS itu diduga menimbulkan korban jiwa lainnya di kawasan Depok, Jawa Barat.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, polisi tengah mendalami keterkaitan kasus tiga warga Jagakarsa yang meninggal dunia akibat miras oplosan dengan kasus empat warga Depok yang tewas pula usai menenggak miras.

"Sejauh ini kita identifikasi baru tiga korban di Jagakarsa itu. Makanya, kita tunggu hasil labfor, setelah pasti kita dalami siapa saja korbannya, apa ada kaitannya dengan di Depok," ujarnya pada wartawan, Selasa (3/3/2018).

Sejauh ini, kata Indra, dari pengakuan penjual miras oplosan berinisial RS itu dia hanya menjual miras di tokonya saja, kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Namun, diduga empat korban warga Depok itu juga membeli miras tersebut pada pelaku dan meminumnya di kawasan Depok.

"Katanya sih jual tetap di situ, hanya minuman itu dibawa ke Beji (Depok)," tuturnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrez Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengungkapkan, tiga warga Jagakarsa yang meninggal akibat menenggak miras oplosan itu bernama Wahono, Ahmad Lupiar, dan M Fajarhijri S. Sebelum meninggal, para korban mengalami pusing kepala, sakit perut, dada sesak, dan muntah-muntah.

"Rata-rata mereka sakit setelah meminum minuman (keras oplosan) itu. Masih ada dua korban lainnya yang menjalani perawatan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, sisanya ada yang sudah dibolehkan pulang," jelasnya.

Dia memaparkan, polisi sudah memeriksa saksi-saksi dalam kasus itu, baik keluarga korban, pihak RT tempat RS menjual minumannya, maupun korban yang masih hidup. Polisi pun akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan di kasus tersebut.

Purwanta menambahkan, polisi sudah menyita sejumlah barang bukti di toko miliki RS, termasuk minuman keras oplosan yang diduga dibeli para korban tersebut. Pihaknya juga mendapatkan informasi akan adanya korban lain di kawasan Beji, Depok, Jawa Barat akibat membeli miras oplosan RS itu.

"Hasil keterangan sementara dari korban yang masih hidup, mereka beli miras oplosan itu di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel (milik RS) sebanyak 2 plastik bening dengan harga 1 plastik Rp20 ribu, lalu diminum bersama hingga akhirnya terjadi peristiwa itu," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Polisi Dalami Kasus...
Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Awas! Miras Oplosan...
Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan
Miras Merk Internasional...
Miras Merk Internasional Ini Ternyata Racikan Pria Asal Karanganyar
Pabrik Miras Produksi...
Pabrik Miras Produksi Ribuan Liter Digerebek Polisi di Sebuah Kebun
Bukan Hand Sanitizer,...
Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
Berita Terkini
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
26 menit yang lalu
Antisipasi Kebakaran...
Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga
27 menit yang lalu
KPK Sita Logam Mulia...
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah di OTT Bupati Sukoharjo
37 menit yang lalu
Canangkan Gerakan Indonesia...
Canangkan Gerakan Indonesia Asri di Malang, Dirjen Bina Adwil Ajak Kepala Daerah Bebersih
38 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
2 jam yang lalu
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved