Puluhan Kg Bibit Sayur Mengandung Bakteri Asal China Diamankan

Jum'at, 30 Maret 2018 - 16:11 WIB
Puluhan Kg Bibit Sayur...
Puluhan Kg Bibit Sayur Mengandung Bakteri Asal China Diamankan
A A A
DENPASAR - Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Bali menggagalkan penyelundupan benih sayuran asal China seberat 13,5 kilogram pada 21 Maret 2018 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Kepala Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, I Putu Terunanegara mengatakan, benih tersebut mengandung virus dan tidak dilengkapi dengan surat ijin.

Dia menjelaskan, bahwa puluhan kilogram benih sayuran itu dibawa oleh pengusaha asal Bedugul, Bangli, berinisial EL. Dari 13,5 Kg benih sayuran yang terdiri dari 23 sachet benih sawi seberat 500 gram, 2 sachet benih pokcay seberat 400 gram dan 4 sachet benih seledri seberat 300 gram.

Dia menerangkan, hasil pemeriksaan administratif pemasukan benih tersebut tanpa disertai dengan Phytosanitary Certificate dari Tiongkok dan kewajiban tambahan Surat Ijin Pemasukan (SIP) dari Menteri Pertanian.

Berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 1992 Pasal 5, setiap media pembawa OPTK yang dimasukkan ke dalam wilayah NKRI harus disertai dengan Phytosanitary Certificate dari negara asal, melalui tempat pemasukan yang telah ditetapkan serta dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina.

“Hasil pemeriksaan administratif menunjukkan pemasukan benih tanpa disertai persyaratan yang telah ditetapkan, berdasarkan UU Nomor 16 Pasal 14 dikakukan tindakan karantina penahanan dengan surat perintah penahanan,”ungkapnya di Denpasar, Kamis (29/3/2018).

Dia menerangkan, berdasarkan Permentan 51 Tahun 2015 diketahui setidaknya 3 virus tanaman, 6 bakteri pada tanaman, 4 cendawan dan 3 jenis biji gulma yang dapat terbawa benih tersebut.

Hasil pengujian laboratorium dengan metode ELISA dan PCR menunjukkan hasil positif bakteri Pseudomonas. “Ada enam bakteri OPTK pada bibit sayuran tersebut 2 di antaranya termasuk dalam kelompok Pseudomonas yaitu Pseudomonas syringae pv syringae dan Pseudomonas syringae pv maculicola. Bakteri Pseudomonas syringae pv maculicola mampu menyerang Iebih dari 25 species tanaman dalam famili Brassicaceae,” ungkapnya.

Dia menegaskan, benih yang mengandung bakteri atau virus tersebut sangat berbahaya bagi tanaman yang lain. “Satu sachet benih ini bisa ditanam di lahan puluhan hektar. Sehingga kalau ditanam pastinya akan merusak tanaman yang lainnya,” paparnya.

Dia menambahkan, si pembawa benih tersebut saat ini statusnya masih menjadi saksi, belum tersangka. “Dia ini katanya memang pengusaha sayur. Dan rencananya bibit benih ini akan ditanam dibedugul,” ucapnya.

Usai dirilis bibit sayur tersebut langsung dimusnahkan oleh pihak Balai Karantina Pertanian Kelas I.
(rhs)
Berita Terkait
Antisipasi Barang Berbahaya,...
Antisipasi Barang Berbahaya, Polsek Kawasan Pelabuhan Cek Barang Penumpang
Jelang Lebaran 2026,...
Jelang Lebaran 2026, BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Berbahaya
Banyak Dijual Bebas,...
Banyak Dijual Bebas, BPOM Minta Marketplace Screening Obat dan Kopi Ilegal
Polisi Amankan Puluhan...
Polisi Amankan Puluhan Ponsel Ilegal Beserta Penjual
Keliling Bali Pakai...
Keliling Bali Pakai Google Map, 2 Turis Amerika Tersesat di Hutan
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel dan Makassar Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp5,9 Miliar
Berita Terkini
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
42 menit yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
1 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
2 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
3 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
3 jam yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved