Foto Bareng Cagub, 6 Kades di Karawang Jadi Tersangka

Rabu, 28 Maret 2018 - 17:25 WIB
Foto Bareng Cagub, 6...
Foto Bareng Cagub, 6 Kades di Karawang Jadi Tersangka
A A A
KARAWANG - Enam kepala desa (Kades) di Kabupaten Karawang ditetapkan sebagai tersangka setelah foto bersama dengan calon gubernur Jawa Barat. Mereka disangka telah melanggar undang-undang tentang pemilihan gubernur.

"Kami sudah menetapkan tersangka terhadap 6 kepala desa yang hadir dalam acara calon gubernur beberapa waktu lalu. Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi 6 kepala desa ini memang terlibat aktif mendukung salah satu calon gubernur. Kasus ini menindaklanjuti laporan Panwas kepada kita beberapa waktu lalu," Kata Koordinator dan Pembina Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Karawang, AKP Maradona Armin Mapaseng, Rabu (28/3/2018).

Para kepala desa ini terbukti terlibat aktif dalam kampanye salah satu calon gubernur Jawa Barat saat datang ke Karawang. Mereka terbukti hadir saat salah satu calon gubernur datang ke Karawang, bahkan melakukan foto bersama dengan calon gubernur.

Keenam kepala desa tersebut, adalah yaitu S (50), Kepala Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari; DS (36), Kepala Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari; S (34), Kepala Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari; HA (57) Kepala Desa Duren, Kecamatan Klari; TK (48) Kepala Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya; dan DS Kepala Desa Cirejag, Kecamatan Jatisari.

Menurut Maradona ke 6 tersangka sebelumnya dilaporkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karawang ke Gakkumdu karena aktif mendukung salah satu calon gubernur Jawa Barat. Para kepala desa ini sempat menjalani pemeriksaan atau klarifikasi atas kehadirannya dalam acara calon gubernur tersebut.

Kemudian hasil klarfikasi itu dilaporkan ke Gakkumdu dan kemudian ditindaklanjuti hingga akhirnya 6 kepala desa tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Para kepala desa tersebut dikenakan Pasal 71 (1) jo 188 UU Nomor 10/2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-undang.

"Berkas perkaranya sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Karawang dan saat ini masih dalam penelitian penyisik kejaksaan. Tersangka tidak kita tahan karena ancaman hukumannya di bawah satu tahun," katanya.
(wib)
Berita Terkait
Koalisi Perindo dan...
Koalisi Perindo dan 8 Partai Non Parlemen Resmi Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
Belum Tentukan Figur...
Belum Tentukan Figur di Pilgub Jabar, Presiden PKS: Patokannya Probability to Win Besar
4 Pasangan Cagub-Cawagub...
4 Pasangan Cagub-Cawagub Dinyatakan Sehat dan Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2024
Elektabilitas 52,2%,...
Elektabilitas 52,2%, Kans Ridwan Kamil Menang Pilgub Jabar Besar
Nomor Urut Pilgub Jabar...
Nomor Urut Pilgub Jabar 2024: Acep-Gita 1, Jeje-Ronal 2, Syaikhu-Habibie 3, Dedi-Erwan 4
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
9 menit yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
32 menit yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
11 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved