Diduga Terlibat Korupsi, Besan Cagub Herman Deru Ditangkap Kejaksaan

Kamis, 22 Maret 2018 - 20:01 WIB
Diduga Terlibat Korupsi,...
Diduga Terlibat Korupsi, Besan Cagub Herman Deru Ditangkap Kejaksaan
A A A
PALEMBANG - Mantan pejabat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten OKU Timur, dr Dora Djunita Pohan ditangkap tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel dan intelijen Kejaksaaan Agung. Dora yang diketahui merupakan besan Calon Gubernur Sumsel periode 2018-2023, Herman Deru tersebut ditangkap lantaran diduga terlibat korupsi dan penyalahgunaan wewenang saat menjabat sebagai Plt Direktur tahun anggaran 2014-2015. Akibat dugaan korupsi di rumah sakit tersebut yang membuat kerugian negara sebesar Rp6 miliar.

Informasi yang dihimpun, penangkapan itu berlangsung di Metropolis Mal, Tengerang, Banten, Rabu 21 Maret 2018 petang. Dengan kawalan ketat, Dora dibawa ke Kejati Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut, Kamis (22/3/2018) petang.

Tiba di Gedung Kejati Sumsel, Dora yang mengenakan baju garis-garis berwarna pink ini hanya tertunduk lesu sembari berlindung di balik tubuh petugas untuk menghindari sorotan kamera wartawan.

"Sabar, nanti ada waktunya kami berikan keterangan," ungkap salah satu petugas Kejati Sumsel.

Diketahui, setelah melengkapi administrasi di Kejati Sumsel, Dora yang memang sudah menjadi buronan ini akan langsung dijebloskan sementara ke Rutan Merdeka untuk proses perkara lebih lanjut.

Penangkapan terhadap Dora berdasarkan pada Surat Kajati Sumsel Nomor R-379/N.6.1/Dps/12/2017 tanggal 18 Desember 2017 dan Dora Djunita Pohan merupakan saksi dari tindakan Pidana korupsi tersebut.

Sementara itu, koordinator Media Centre HD-MY, Alfrenzi Panggarbesi menegaskan, kasus tersebut adalah murni kasus pribadi Dora dan tidak ada kaitan sama sekali dengan HD (Herman Deru).

"Proses hukum sedang berjalan kita hormati saja, nanti pengadilan yang menentukan bersalah atau tidak," timpalnya.

Dia menambahkan, Kasus ini mirip yang dialami pak SBY ketika beliau jadi presiden dimana besan tersangkut masalah hukum.

"Jadi tak ada kaitannya dengan pribadi HD. Pasangan HD-MY tetap fokus menghadapi Pilkada," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Terindikasi Korupsi,...
Terindikasi Korupsi, Koni Sumsel Digeledah Timsus Kejati Sumsel
Kejati Sumsel Periksa...
Kejati Sumsel Periksa Ketua KONI Sumsel, Nama Mantan Gubernur Disebut
Dugaan Korupsi, Kejati...
Dugaan Korupsi, Kejati Sumsel Periksa Tiga Pejabat KONI
Riezky Aprilia Siap...
Riezky Aprilia Siap Mundur jika Gagal Berantas Pungli di Sekolah Sumsel
Gubernur Sumsel Akan...
Gubernur Sumsel Akan Lantik Bupati Definitif Muara Enim
2 Tersangka Korupsi...
2 Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya Diperiksa di Rutan Pakjo
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
5 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
5 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved