Bayi di Karawang yang Koma 11 Hari Ternyata Dianiaya Ibu Kandungnya Sendiri

Kamis, 22 Maret 2018 - 19:00 WIB
Bayi di Karawang yang...
Bayi di Karawang yang Koma 11 Hari Ternyata Dianiaya Ibu Kandungnya Sendiri
A A A
KARAWANG - Polres Karawang akhirnya menetapkan S (27), sebagai tersangka pelaku penganiayaan terhadap bayi Cal (1 tahun 8 bulan). S merupakan ibu kandung korban. Penetapan tersangka setelah penyidik menemukan dua alat bukti yang menunjukkan pelaku S melakukan penganiayaan secara terus-menerus selama dua bulan.

"Berdasarkan hasil gelar perkara kami menetapkan S yang merupakan ibu kandung korban menjadi tersangka dan kami tahan. Penetapan tersangka setelah kami menemukan dua alat bukti yang cukup yaitu hasil visum yang menunjukkan korban mengalami kekerasan fisik secara berkelanjutan. Alat bukti kedua yaitu keterangan saksi yang menjelaskan proses penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka kepada anaknya sendiri dengan cara mencubit dan pukulan kepala ke tembok," ujar Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, Kamis (22/3/2018).

Menurut Hendy, tersangka mengaku hal tersebut dilakukan karena tertekan akibat kehidupan ekonominya, ditambah kekesalan tersangka terhadap bayinya. "Dia mengaku kehidupan sehari-harinya mengalami kesulitan ekonomi yang membuatnya tertekan. Akibat tekanan hidup itu dia lampiaskan kepada bayinya sendiri," katanya.

Hendy mengatakan, dari hasil visum menunjukkan bahwa korban mengalami kekerasan fisik secara berkelanjutan yang dilakukan oleh tersangka. Yang paling parah dialami bayi Cal adalah benturan kepala di tembok yang menyebabkan pendarahan bagian mata hingga korban mengalami koma.

"Korban mengalami luka akibat cubitan yang dilakukan berkali-kali oleh ibunya sendiri. Namun yang membuat korban mengalami koma saat kepalanya dibenturkan ke tembok dan menimpa rak piring kemudian korban kritis."

Menurut Hendy, polisi masih mengembangkan kasus ini. Sampai saat ini penyidik belum bisa menemukan keterlibatan pihak lain dalam kasus penganiayan ini. "Sampai sejauh ini kami belum menemukan petunjuk keterlibatan pihak lain, namun masih kami kembangkan," katanya. (Baca juga: Bayi di Karawang Koma 11 Hari, Diduga Korban Penganiayaan ).
(zik)
Berita Terkait
Zwitsal Bersama Alfamart...
Zwitsal Bersama Alfamart Jaga Kesehatan Kulit 3.000 Bayi Indonesia Melalui ‘4 Langkah AKSI’
Pemulung Temukan Bayi...
Pemulung Temukan Bayi Baru Dillahirkan di Dalam Gorong-gorong
BoBohopanna Luncurkan...
BoBohopanna Luncurkan Lini Baru 'Pannadaily', Outfit Harian buat Si Kecil
Salahnya Apa? Bayi Baru...
Salahnya Apa? Bayi Baru Lahir Ini Dibuang di Kali Cengkareng
Merangkak Naik, Pasar...
Merangkak Naik, Pasar Popok Bayi Diramal Tembus Rp938 Triliun
Sadis! Bayi Prematur...
Sadis! Bayi Prematur dengan Tali Pusar Menempel Dibuang ke Kali Cipinang
Berita Terkini
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
11 menit yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
27 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
35 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
59 menit yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
1 jam yang lalu
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
1 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved